Rabu, 31 Desember 2008

UCAPAN

Akhirnya kita sekalian telah jadi berbahagia karena apa yang kita nantikan akhirnya dengan semangat dan keceriaan menyambut kedatangan ini, bilangan satuan 1 setelah 2008...
SELAMAT TAHUN BARU 2009

semoga kakikaki bisa jadi inspirasi
angin bisa menghantarkan mimpi
dan kita ya kita tetap bersemangat

Selasa, 30 Desember 2008

dunia air dadakan

sesungguhnya hari ini saya tidak berpikiran sm skali untuk datang dan menikmati wisata air macam dunia laut atau seaworld. namun seorang teman saya bernama JUNITIA menghendaki masuk ke dalam sea world setelah kami makan di ancol. dan inilah dia tersangka utama "wisata air dadakan" :

jgn tanyakan apa yang membuat ia tiba2 ingin masuk ke sana. karena dijamin anda akan keheranan dengan dirinya, alasannya adalah benda eh makhluk di bawah ini :

ya seekor DUGONG berbadan sintal luar biasa yang dibilang menggemaskan oleh teman saya JUNITIA. sebenarnya mengenaskan sekali dugong ini. ia hidup sendirian, di tempat yang sempit dan hanya makan rumput2an lalu berenang2... wah berat pasti ya deritanya. kita saja yang di rumah ada komputer, internet, tv, dvd, handphone dan sbagainya masih menderita bosan... apalagi dugong sexy ini.

baiklah akhirnya memang saya harus akui acara wisata dadakan ini seru juga. walau saya tidak bisa menemukan mengapa dugong bisa terlihat menggemaskan oleh junitia. buat saya ia binatang yang menyedihkan. sebenarnya saya tidak rela mengeluarkan uang untuk wisata ini, untunglah berkat natya (seorang teman saya yang terlihat begitu "hmm sintal") kami dapat masuk dengan gratis. cukup menyenangkan walau saya suka bingung, apa menariknya?! mungkin karena dadakan ada sensasi sendiri ya, mengingat saya bahkan sudah lupa seperti apa seaworld. hahaha


ps : coba lihat skeliling banyak hal menarik untuk dilakukan! dugong saja bisa!

Senin, 29 Desember 2008

bulan milik lanbu


namanya lanbu
aku suka melamunkannya setiap malam tiba
aku mencoba mengingat bagaimana ia membentuk sudut
dan tertawa
aku mencoba mereka wanginya yang harum terhirup pagipagi
aku merajut lagi bayangan wajahnya yang samar samar terekam di kepala
---------
aku kehilangan lanbu 1 tahun yang lalu
di malam natal yang panjang
saat aku menantikannya berdiri di bawah lampu redup itu
saat angin datang dan membisikan kematiannya di telingaku
aku meringkuk
kesedihan
kedukaan
----------
1 tahun sudah lewat di hadapanku
tanpa lanbu
bayangannya mulai hilang dari ruang gerakku
dan tubuhnya tak lagi dekat seperti setahun yang berlalu
tapi saat ini aku ingat lagi akan dia
saat mataku menatap bulan
aku ingat senyumnya yang bagai sabit
aku ingat putih sinarnya dari kulit
aku ingat keindahannya melalui pantulan sinar bintang
----------
bagiku lanbu adalah bulan
bulan adalah lanbu ku yang baru
dan mereka adalah satu sekarang
untuk jadi masa laluku dan hari ini

kegilaan versi sore ini

ah lagi lagi itu datang. perasaan itu. ah jadi rindu lagi jalan-jalan ke langit dan bermain di lapangan awan. ya ampun aku lupa angin sudah tidak bertiup, bagaimana aku bisa naik ke atas jikalau angin henti meniup? ah baiknya aku naik ke dahan dan melompat ke atas awan, yea jadi aku bisa pergi tamasya lagi ke langit yeay!!!

up to the pleasure leisure







feel like ohhooo!!!

5.30 pm




ini yang kulihat jauh dari atas kamarku. ada kenyataan indah yang selama ini mengelilingiku. mendadak seluruh mata telinga kulit bibir hidung dan poripori ku berdiam mematung, merasakan buaian angin yang menghantar kami pada ini semua. langit yang kelabu. hijau yang terhampar, dan sejentik bau tanah saat hujan mulai menyentuh bumi...

Minggu, 28 Desember 2008

kaki telanjang

rasanya baru sekitar semenit lalu aku berdiri di perjalanan ini, lalu kemudian sudah kulihat garis batas dari periode perjalanan ini. pergantian tahun yang lain, menambahkan 1 bilangan setelah lewat pukul 00.00... apa artiinya? apa pentingnya? aku tahu seberapa lama aku telah berjalan, tapi aku lupa menghitung berapa hektar tanah yang telah kuinjak dengan jari-jari kakiku yang telanjang menghadap bumi. aku lupa bagaimana caranya mereka bertahan di atas permuka bumi yang tak datar, yang berelief, yang sebentar kasar sebentar kemudian lembut memanjakan. satu hal yang kutahu mereka telanjang tak berdaya.
kakiku ini harus bisa jadi teladan untuk kita semua , untuk kita berpikir menghadapi 1 bilangan tahun yang terbaru. kakikaki tak punya akal, tapi mereka berinsting. tak kan berteriak tapi mereka cukup merasa. mereka jarang dipuji karena indah, karena memang pada dasarnya mereka tidak indah, dan mereka memang pemalu. lalu mereka toh tetap hidup, mereka tetap diperlukan. walau kadang mereka terlupakan.
sering kudengar orang mengatakan ini "cuci kaki sebelum...(apapun itu)" atau "kalau kaki kotor kamu tidak boleh naik tmpt tidur" hal yang sepele tapi cukup menyita separuh pemikiranku. mengapa hanya kaki yang harus dibersihkan? bagaimana dengan rambut, muka, perut atau paha??? diskriminasi yang agaknya keterlaluan ya. tapi itulah kaki, sebenarnya penting. sebenarnya sangat diperhatikan, namun berbeda cara. mungkin dengan keekstriman perlakuan pada kaki inilah, kakikaki tumbuh kuat dan mandiri dengan sendirinya. tak perlu dipuji tak perlu dimanja. mereka dapat menjejak di atas lahan yang panas, dingin , datar berbukit, datar berbatu licin basah dan seterusnya.
kekuatan kaki inilah yang menginspirasi saya untuk tetap bertahan dalam segala situasi sampai akhirnya tahun 08 ini dilewati dengan memuaskan. dan semoga di tahun yang 09 itu saya bisa seperti kaki, yang berjalan tanpa peduli rintangan yang tumbuh tanpa harus mengembik memohon bantuan.

untuk kaki,
terimakasih inspirasinya (semoga di tahun 2009 ketelanjanganmu menguatkan saya)

sleep tight dear

rasarasa berwujud katakata

ini kutulis saat lenggang di jalanan ramai


sinar yang berpijar di kaki
merambah masuk ke dalam sum sum dan nadi
jadi suatu pola aliran
mengarungi jiwa
dan berputar dalam metabolis manusia
yang manggangu detak jantung
menegangkan saraf saraf yang tersambung pada rasio
dan menyentuh kebusukan pada lingkar hati
aku sendrian mencari tahu
dimana dan kemana ini akan bermuara
atau darimana dan bagaimana ini bersumber
ladang ilalang yang tumbuh menggoda
mengajak bercinta si itu dan si ini
diam-diam saat metabolis mereka terganggu oleh sinar kaki ini
jadi kalau kutemukan nanti
sebuah tempat untuk menepi dan menghilangkan lelah
aku mau pilih suatu pasar yang ramai
supaya orang orang tak bernama itu melindungiku
dari tuduhan
dari masa lalu
dari masa depan
dan membiarkan aku beristirahat
sebab aku sudah selesai menagrungi jalan sinar di kaki
dan kehabisan energi




jadi ini jatuh cinta versi manusia berotak tak sinkron

bermain di luar

aku takut bermain di luar. kata mereka di luar banyak serigala. yang mengawasi di balik rumputrumput yang bergerak oleh angin. suara desis mereka yang kelaparan menyatu bersama gesekan dedaunan, dan liur mereka menetes smapai ke dalam bumi saat mereka menanti mangsa.
aku tidak takut dengan kematian yang siap mnjemputku jika aku termangsa mereka, namun aku takut dng rasa sakit yang mereka torehkan saat taring taring itu menancap dan mencabik kulit dan dagingku. rasa sakit bahkan tak mampu menggambarkan rasanya.
ada butiran kecil airmata yang menggenang jika harus memikirkan sakit itu. tapi toh aku tetap harus berjalan keluar. bermain dan jadi dewasa di halaman bahkan di sarang serigala itu. aku tahu aku suka kehilangan arah saat bermain namun mereka bilang aku harus mencoba,paling tidak mencoba berani melihat keluar.
maka aku bawa sebanyak banyaknya permen dan coklat di tas, supaya jika aku merasa sedih dan lemah aku dapat kesukaan dari manisan manisan itu. juga kubawa sebuah mantel besar untuk melindungiku dari angin malam yang sanggup merubuhkan punggungku dalam sekejap saja. dan terakhir kubawa kompas untuk menuntuku melangkah...
jadi apakah aku siap menghadapi serigala-serigala lapar itu? entahlah yang terpenting di sini aku hidup di luar dan jadi dewasa oleh peradaban.
langit lindungi aku di bawah kemegahanmu dan bumi jadikanlah kaki kuat berpijak di atasmua supaya sampai maut nanti datang aku jadi seorang yang tangguh menyelesaikan dekade dekade hidup di halaman.

Jumat, 26 Desember 2008

4.43 am , saturday 27 dec 2008

luntang lantung dan cerita

temanku yang jauh di sana itu bertanya
"mengapa kau menyebut dirimu luntang lantung"
aku jawab
"begitulah keadaannya, tak tahu tempat pulang, disorientasi"
ia tanya lagi
"orang tua?adik?temanteman"
ah aku tibatiba merasa bisa membagi apa yang kusimpan sendiri dari dulu kala. yang memberatkan nurani dan mengiris iris pelan di dalam.
"tiba tiba mereka cuma jadi tempat singgah dalam perjalananku"
ia lalu bercerita tentang filosofi "berkelana"nya.
ia selalu naik motor, krn dengan menegendarai motor ia bebas menentukan arah langkahnya. saat ia beradu dengan angin, ia seolah melampiaskan apa yang dirasakan hati. tujuannya berkelana pun untuk selalu menemukan hal yang baru di luar. sehingga dia bilang dia tak perlu merasa luntang lantung...
aku suka filosofinya. tidak muluk, real sekali...
ah andai aku pun menemukan teman sepertinya menemukan motor untuk bersahabat dengannya di sepanjang jalan...mungkin aku tak perlu begitu kesepian sangat sepi
yaahh semua harus berjalan di jalannya sendiri bukan.



salamku untuk temanku yang baik itu,
(kalau ia baca)

catatan jiwa

ah malam selalu punya cerita indah ya untuk kita bagi.aromanya, anginnya, suasana di ruang itu ah selalu malam yang berkesan. saat mata tak sanggup tertutup, hati jugalah yang berjalan mencari peristirahatan. berkeliling ke seluruh titik di muka bumi. supaya raga dapat berbaring dan mata ah akhirnya melepas indahnya malam.
kala hati itu mulai melihta berkasan sinar, jiwa tak kuat menahan rasa. namun akal menjerat kita untuk berhenti dan berpikir. berpikir tentang apa? kosong cuma jadi jawaban. tapi hati tetap memanggil manggil rindu... rindu akan rumput jadi pelabuhan raga atau langit yang menyelimuti jiwa.
akhirnya saat menitmenit terlepas begitu saja bagai meluncur dengan kecepatan cahaya aku harus melepas segala imaji indah yang bercumbu di langit malam hari ini. dan dengan segera matahari akan kembali menjemput menggantikan bulan yang hilang dalam burai hujan.
ah malam biarkan gelapmu menyelimutinya supaya terus saja aku melihatnya mengaguminya dalam gelap, melalui bayang-bayang bumi...
sampai jumpa malam, pagi selimuti tidurku yang lelap

Rabu, 24 Desember 2008

pesta berbahagia

ah bunyi gelas kaca yang beradu dengan perak yang mengiris dagis hangat yang terhindang menggiurkan di atas meja kayu. bau harum kue kayu manis dan coklat panas yang menyerbu kerongkongan. segala gelak tawa terburai di tengah kumbpulan kaum berbahagia. natal dan segala perayaannya, pesta, gemuruh sorak dan sukacita.
lampu-lampu yang bersinar dan memantulkan warna warni ke segala ruangan. ah bunyi irama dari melodi itu kusebut natal pula
apa yang kita rasa hari ini?
ituulah natal
apa yang kita nikmati hari ini?
itulah natal
dan apakah kita hari ini?
natal semua jadi begitu sama dngannya

Selasa, 23 Desember 2008

ya tuhan, jam di dinding berdetak kencang sekali. seolah tiap detiknya melonjak-lonjak keluar area. ah kau terhenti lagi di sini. diburu dia, berburu itu. ah kau jadi bosan bermain dengan yang diam, aku manggambar senyum saja... dan merayu langit malam

Sabtu, 20 Desember 2008

ingin lagi

aku ingin kembali merasakan tiap gerakan
tiap hembusan napas
atmosfer dalam ruang itu
aku ingin kembali berada pada sensasi tak terlupakan itu
bersama-sama melawan kelemahan
beradu kebolehan
aku rindu irama yang menggema
dan tiap kata yang mengalir
gelak tawa yang tercipta bersama melodi
dalam hati yang mengharap keajaiban
juga aku berharap menyaksikan senyum itu lagi
lagi lagi sampai habis dan menghilang

Sabtu, 13 Desember 2008

ingin tinggal ribuan jam

ribuan jam yang kita lewati,
melelehkan setiap kubu pemisah
dan ego yang menebal
jutaan detik yang berlari bersama kita
melahirkan rasa yang abadi
tapi
saat semua baru dimulai,
saat semua baru terjadi
semua yang baru itu harus bermuara
dan kita tidak tahu akan jadi apa besok
masihkan kita beriringan?
bergandengan?
dan bersma berbagi cerita?
semoga yaa kawan kawan

Rabu, 10 Desember 2008

mimpi = sederet simbol harapan

aku sungguh sungguh ingin pergi. ke sana, ke langit, tunjukku. bukan jadi burung atau malaikat yg bersayap. aku hanya ingin pergi dari rutinitas dari kepenatan dari kerinduan dari kesakitan dan dari semua tawa yang tak kekal....
aku tidak tahu di mana tepatnya sorga, tapi orang bilang awan adalah debu kaki Tuhan. jadi aku berharap aku menginjak permukaan tanah sorga walau hanya di atas debu.
aku berharap, besok pagi aku tak perlu menangis kalau kudapati diriku yang sekarang. aku juga berdoa agar aku tak hanyut dalam kerinduan ddan kesakitan yang sekaligus memainkan magisnya dalam jiwa. ya aku sungguh berharap
sayang semua hanya boleh tinggal harapan.
makanya aku ingin ke sana, ke langit yang biru itu.
bukan, bukan maksud untuk berlari dan tak tahu diri atas rahmat tiap pagi yang luar biasa. aku cuma ingin ke langit. boleh?
aku lelah melihat semua hanya dari balik jendela. aku lelah menikmatinya jika aku berjalan di luar. aku ingin jadi bagian dari keindahan itu. aku ingin menetap di langit.tak peduli seberapa tinggi jarak yang harus kulalui, akan kutaklukan phobia ini sampai tak terdengar lagi walau hanya berbisik.
tolong jangan pandangi tulisan ini dengan sinisme tak beremosi yang menuduhku gila. berempatilah walau jiwamu tetap memandang dengan kekikukan. kita semua pasti suka dengan langit. dan orientasi kita pasti akan selalu ke atas, karena langit selalu punya misteri kebahagiaan yang sulit dijawab dengan huruf-huruf berderet atau simbol tak bernada.
sudahlah.
semua kalimat ini tertulis saja. tak kan bermakna. langit selamanya di atas, aku selamanya berpijak di bawah langit. jadi kapan ke sana, menunjuk ke langit, cuma angan-angan yang dibiarkan terbawa angin

Jumat, 05 Desember 2008

Sunny day on June

JUNI YANG HANGAT...
Kukenakan tali pita merah
Dan blus kuning longgar di tubuh
Dengan celana dan kaki berbalut sandal
Senandung gembira di bibir
Sya lala lalala…
Tak ada makanan yang tak habis kusantap
Seolah segalanya yang terlezat
Kupontong kue marmer hangat
Lalu kubungkus rapi dengan kertas coklat
Kubawa bersama senandung ceria
Tralalalalala…..
Ah hari ini panas
Bermatahari terik
Namun inilah juni
Tak pernah tak menyenangkan
Jalanan tak pernah tak ramai
Berlalu lalang atau berkejaran dengan waktu
Merekea bermobil
Atau bersepeda sepertiku
Semuanya di bulan juni yang hangat
Took-toko permen berjejer rapi di sana
Dan seolah menarikku untuk berpesta
Tak kuasa kubelokkan sepeda kuning ini
Dan kakiku melangkah mengikuti aroma
Permen kapas yang sedang dirajut
Ah ranumm…
Sekeping logam kusodorkan
Dan roda sepedaku segera bergulir
Melintasi took-toko dengan bau makanan
Ah, juni yang lezat
Kulewati sebuah pohon di tengah kota
Pohon oak yang tua
Yang menjulur ke segala arah
Dan memayungi kami di hari panas ini
Aku berhenti di sana
Duduk di bawahnya
Menyanyikan lagu
Dan membuka kertas kueku
Permen kapan dan kue marmer
Sempurna
Menikmati piknik di siang yang panas
Ah juni yang panaas
Tak pernah tidak menyenangkan

Terlambat Pulang

Ayolah saying, berapa puluh kali harus kubilang
“kau cantik. Kau manis. Dan kau indah”
Tapi begitulah, kau tetap saja bisu
Lalu sudah juga kupeluk tubuhmu,
Karena kau bilang aku ini lelaki yang dingin hatinya
Nah, maka kupeluk kau rapat-rapat dekat hatiku
Supaya dapat kau rasai kehangatannya
Lalu kau tetap saja bisu
Sampai aku bingung bukan kepalang
“kenapa kau sayang”
Kuguncang tubuhmu,
Kau malah membeku
Diam tak hanya bibir, juga mati gerak
“kau marah?”
“jangan marah sayang, aku pergi hanya sesaat. Kini aku di sini kemabali”

Lalu seorang pria lain berbaju serba hitam mendekatiku,
Dan, oh… kenapa dia
Memelukku erat samabil sesekali tersedu

“he, siapa kau?”

Ia malah menepuk bahuku dan menarikku ke pinggir
Dari pinggir sanalah baru semua terlihat
Gadisku diam membisu
Juga terbujur kaku
Di dalam peti kayu
Di atas altar


“oh, jadi kini kau yang pergi. Balas dendam rupanya”

Dan tanpa sadar hujan turun tak berhenti
Mengalir di atas leherku
Sampai ke dada
Dan tiba-tiba kurasai
Kebekuan itu

“maaf aku mencintaimu dengan percuma, seandainya aku tahu hanya ada 1 hari untuk menyayangimu….”

Kamis, 04 Desember 2008

saat semua kembali...


kemana perginya daun daun
saat angin dari utara berhembus
ke langit di sebelah timur?
ke langit utara?
kemana terbangnya burungburung
kalau hujan datang dari selatan
ke pepohonan di barat?
atau laut tenggara?
kemana kamu akan pergi
jika aku datang dari perang
ke hutan?
atau menjemput di samudera?



jawabku : tidak kemanapun, di sini, menunggu di rumah

it's a mystery

SHAKESPEARE IN LOVE...
lucu dan romantis.
viola terobsesi menjadi seorang pemain teater, sayangnya yang boleh memainkan teater di jaman itu hanya pria (ckck, gender) lalu karena kecintaannya ia pun menyamar menjadi seorang pria yang ikut dalam audisi teater yang kebetulan naskahnya dibuat oleh Will (william shakespeare). will menyukai karakter yang dibawakan mr.Kent (samaran viola sbg laki") maka ia beruasaha mendapatkan Mr.Kent untuk bermain dalam pementasan teaternya, Romeo and Ethel. masalah bermuculan saat akhrinya Will mendapati dirinya jatuh cinta dengan Viola, dan akhirnya mengetahui siapa Mr.kent yang sebenarnya... sayang Viola telah dilamar oleh bangsawan yang menurut saya lebih mirip homosexual di film ini, bernama lord Wessex.
cinta will dan viola (yang ada dalam diri Mr.kent) berjalan bersama dengan latihan teater mereka. smapai akhirnya semuanya terungkap, lalu dia harus memilih cintanya atau tugas viola...

Rabu, 03 Desember 2008

afternoon phonecall

hold me back
back at you shoulder
...............
afternoon,
before rain

man: halo
wom:ya
man:where are you
wom:here,nowhere
man:i miss you
wom:go home then
man:oh ia can't
wom:there is not can or cannot, there is only want or don't want
man....

afternoon,
rain



voice: good afternoon
wom: yea, who's this
voice: miss i have something bad to tell to ya
wom:...yea?
voice:your man, i'm sorry he's died in the accident, couple minutes ago
wom:....



back to the memories
"there is no can or can not, but want or don't want to


i hope i could say,
sorry

main atau tidak main


jadi ini semua hanya tentang sebuah permainan. dimulai dari kanak-kanak sampai akhir hayat. dan sekali lagi ini semua hanya permainan. yang kebetulan mereka memainkan sebuah permainan yang kemudian orang bilang,
"je t' aime"???
"oui"
tragis miris beyond reallita and aburtisme yang tinggi haha butuh persediaan otak buat menikmatinya.
tapi kalau dibanding film komedi sex, ini jauh di atasnya!

Selasa, 02 Desember 2008

lahir

orang bisa pilih


jalannya : kiri atau kanan


hidupnya : baik atau buruk


sifatnya : menyenangkan atau menyebalkan


hatinya : gembira atau sedih


senyumnya : lebar atau cemberut


tidurnya : melek atau terpejam




tapi ada yang orang tidak bisa pilih,
matahari terbit setiap hari
dari timur sampai tenggelam ke barat
dia dilahirkan di sini, bukan di sana
dan...
dia adalah dia
selamanya

ulang tahun?tahun diulang?

orang lahir
hidup
hidup
hidup lebih lama
lalu kenal cinta
kenalan dengan cinta
lebih dalam
makin dalam
lalu tahu artinya sakit hati
lalu berkorban
lalu makin sakit
lalu orang berulangtahun
dan semua bilang
happy birthday
:)
lalu tiba-tiba sakitnya jadi suka
hatinya jadi sembuh
jadi ulang tahun
berarti mengulang hal ini
lagi dan lagi
setiap tahun


(ah jemu, semoga berubah)

Minggu, 30 November 2008

surat di atas meja

Surat untuk dia

Sore ini aku terbangun . di tengah hujan deras di langit sore. Hujan memanggil-manggil namaku. Dan aku memandang ke sana, mencari ke mana-mana. Tapi dia tidak ada. Lalu kulangkahkan kakiku untuk mulai menemukannya.

Anak tangga berbunyi tiap kali aku melangkah, menuruninya. Lantai yang tersapu bersih, menampakkan bayangan wajahku yang suram menghiasi pemandanganku. Kosong. Tak ada siapapun, tak ada yang bergerak. Semua diam menatap balik padaku tanpa perasaan.

Memanggl-manggil namamu aku dalam kesunyian, tapi hanya sepi yang memantul balik ke arahku. Aku kantongi sepi, tapi suasana tak berubah. Jadi kulepaskan lagi sepi.

Di luar angin menderu-deru. Langit yang harusnya berseri kemerahan, pucat kelabu seperti kehabisan nyawa. Petir dan gelegarnya saling memanggil-manggil di balik awan hitam, dan aku berdiri di balik jendela besar yang membatasi aku dan langit.

Kau tidak ada dimana pun. Dan hatiku makin gelisah. Benarlah kata orang kita akan selalu merindukan tempat dimana dulu kita hidup dan bergantung. Tempat yang kita diami dulu saat tubuhku belum mampu bergerak, sendi dan otot belum menyatau, bahkan indera masih lumpuh. Dulu saat kita berbaring di sana maka kita aman. Kita makan apa yang dia makan, kita minum apa yang dia minum, dan kita habiskan darahnya sampai kita bisa lihat cahaya.

Tak heran jika sekarang aku masih mencari ruang itu. Walau aku tahu aku takkan mungkin kembali ke sana. Namun perlindunganku, rasa aman dan nyamanku bersumber di sana.

Langit masih hitam, gelegar pertir masih berseru dan hujan… masih saja asikk dengan iramanya sendiri. jadi kuputuskan untuk di sini, diam. Menunggu sampai kau datang. Dan membiarkan kesepian menemaniku smpai pintu itu terbuka dank kau hadir lagi.

Jumat, 28 November 2008

rayuaan manis


go o paint.bmpAku mau pergi melukis

Melukis apa?

Melukis semua yang indah

Yang indah dimana?

Di mata di hati di jiwa

Di mata di hati di jiwa siapa?

Di mataku di hatiku di jiwaku

Yang seperti apa indahnya?

Yang seperti kamu

tidak pernah tidak sesedih ini,bukan


go o paint.bmp

Aku ingin membuatnya

Merangkainya dengan jariku

Menyimpulkannya

Lalu kubawa padamu

Biar kau kenakan hari ini

Walau aku hendak pergi

Tidak pasti apa kembali

sampai berjumpa SRI