Rabu, 18 November 2009

jakarta sedang hujan, jakartaku yang manis


jakarta memang ramai
dan tak pernah mati
lampunya selalu gemerlap
jalanannya jarang lengang
angin pun sulit mencari tempat di dalamnya

namun jika hujan
gelap sekalipun
jakarta jadi romantis
imajiku berkeliaran tatkala berdiri
di antara dua tiang lampu
saat hujan dengan ramahnya
mengguyur jakarta

jakarta lebih romantis dari bandung
jika hujan telah mengguyur
siapapun akan pergi mengintip
orang tidur akan lelap
yang bermesraan makin rekat

jakarta lebih hangat dari bali
jika hujan telah menari
ia menyapa
ia menggores
ia jatuh di antara rambut rambut

jakarta akan lebih indah
jika hujan
di antara anak gedungnya
yang sedang tumbuh
hujan berkejaran
payung warna warni diangkat
seolah pamer keindahan
namun jakarta lebih indah
sekalipun penari turun ke jalan
sekalipun aktris melepas badannya
jakarta tetap romantis!

dan aku bilang
aku mau kau membawaku
kita membayangkan jakarta di balik payung
sebab jakarta sedang HUJAN

3 komentar:

Cuckoo mengatakan...

om fauzi bowo pasti suka

testa mengatakan...

HSHAHAHAHA ANJING LO CELLA ANJINGGGGGGGGGG

baliplus mengatakan...

puisinya bagus ^^!