"death is the end of the war, i've seen the end of the war. the question is, how do i live again?"Sam-Brothers 2009
Rabu, 24 Maret 2010
Diposting oleh
beckybec
di
07.16
Rabu, 17 Maret 2010
rumah kayu tepi pantai
bluesman
aku bermimpi kamu
kita terbaring di atas hamparan pasir
di belakang kita rumah kayu di atas karang besar
di sekitar padang ilalang
di hadapan kita
lautan yang dengan ramahnya menggoda kaki kita yang memanjang
ombak menggulung menghempas menyentuh jari-jarimu dan jari-jariku
menggelitik
aku bermimpi kamu
kita terbaring di atas hamparan pasir
di belakang kita rumah kayu di atas karang besar
di sekitar padang ilalang
di hadapan kita
lautan yang dengan ramahnya menggoda kaki kita yang memanjang
ombak menggulung menghempas menyentuh jari-jarimu dan jari-jariku
menggelitik
berbaring begini denganmu seperti berlibur tanpa habisnya
lalu kita berenang
ke tengah lautan yang biru menghijau
matahari memayung kita
dan kita bergembira karena air menyelamatkan kita dari lekatnya terik
rambutku tergerai
rambutmu memanjang menyaingiku
aku bisa merasakan
kecoklatan rambutmu menyentuh kulitku
dan angin menerbangkan helai-helai rambut kita yang bergulung-gulung
sayang,
bisikmu dalam lagu
dan aku membalasmu hanya dengan bisu
kita menikmati tiap detik yang berlalu
sampai kita terjaga di hadapan langit yang mencair ke lautan
senja
bisikmu
aku kau langit senja laut dan pasir
sesekali angin menyapa
kau raih tanganku
kau tarik dalam pelukan
kau nyanyikan lagu bluesmu
aku menari
aku tertawa
aku merasa kau
bisikmu dalam lagu
dan aku membalasmu hanya dengan bisu
kita menikmati tiap detik yang berlalu
sampai kita terjaga di hadapan langit yang mencair ke lautan
senja
bisikmu
aku kau langit senja laut dan pasir
sesekali angin menyapa
kau raih tanganku
kau tarik dalam pelukan
kau nyanyikan lagu bluesmu
aku menari
aku tertawa
aku merasa kau
boy
the bluesman
datang lagi dalam mimpiku
Diposting oleh
beckybec
di
10.47
GUILT
jajaran tubuh tanpa pakaian itu
menantang datangnya fajar
berdiri di atas tiang-tiang cahaya kota
beristirahat dari letih yang tak kunjung lepas
ada kalanya dalam pedih itu
mereka berdoa
berdoa agar luka dibalut dan perut mereka disumbat
namun kala doa tak dapat mengenyangkan,
mereka lebih suka terlelap sampai tak lagi terjaga
selamanya
menantang datangnya fajar

berdiri di atas tiang-tiang cahaya kota
beristirahat dari letih yang tak kunjung lepas
ada kalanya dalam pedih itu
mereka berdoa
berdoa agar luka dibalut dan perut mereka disumbat
namun kala doa tak dapat mengenyangkan,
mereka lebih suka terlelap sampai tak lagi terjaga
selamanya
setiap fajar mulai menyingsing
roda-rodaku melewati jajaran tubuh tanpa daya
yang terbaring terlentang dan terkapar nyaris mati
pedih bukan lagi milik mereka
milikku jauh di dalam hati
namun toh roda-rodaku selalu bergulir
dan tanpa pernah berhenti
untuk menyapa mereka
tubuh-tubuh telanjang itu perlahan mengkerut
di makan bekunya malam
kain-kain warna warni bekas pakai
adalah teman sejati
anak-anak menyusu terpaksa menelan angin
dan aku tidak berdaya dalam ketidakberdayaan mereka
segalanya yang mereka butuhkan
hanya kesempatan
jika saja sebuah fajar dapat mengubah kesempatan mereka
mungkin,
satu dua tubuh itu akan pergi
dan rasa bersalahku akan berkurang
roda-rodaku melewati jajaran tubuh tanpa daya
yang terbaring terlentang dan terkapar nyaris mati
pedih bukan lagi milik mereka
milikku jauh di dalam hati
namun toh roda-rodaku selalu bergulirdan tanpa pernah berhenti
untuk menyapa mereka
tubuh-tubuh telanjang itu perlahan mengkerut
di makan bekunya malam
kain-kain warna warni bekas pakai
adalah teman sejati
anak-anak menyusu terpaksa menelan angin
dan aku tidak berdaya dalam ketidakberdayaan mereka
segalanya yang mereka butuhkan
hanya kesempatan
jika saja sebuah fajar dapat mengubah kesempatan mereka
mungkin,
satu dua tubuh itu akan pergi
dan rasa bersalahku akan berkurang
Diposting oleh
beckybec
di
10.03
stuff we did together
mata mengawasi setiap gerak langkah,
setiap tarikan nafas
dan helaannya
kita adalah satu
dalam ritme yang berbeda
kita menangis seperti tertawa
dan senyuman kita adalah harapan
rangkulan di bahuku di bahumu
masih hangat tercetak kemarin
aku berseru
kegilaan menjadi muda
menjadi liar dengan alam
hakikat kita lahir bersama elegensi
namun kita malaikat yang perkasa
aku bisa menebak
akan ada keharuan saat tangan kita harus terangkat
saat kita akan berjuang sendiri
sebab kita terlalu lama bersama
berjalan dalam susah dan suka bersama
apakah kemudian tawa kita mengendur
aku harap tidak
perempuan-perempuanku yang hebat
apa yang lebih tepat untuk membakar semangat kita dalam 5 hari
selain memori tawa tangis kita?
setiap tarikan nafas
dan helaannya
//nyanyikan..nyanyikan sepenggal nada dengan lantang,
aku menantang
dengan gemuruh yang berdentang
bagai bunyian lonceng//
aku menantang
dengan gemuruh yang berdentang
bagai bunyian lonceng//
kita adalah satu
dalam ritme yang berbeda
kita menangis seperti tertawa
dan senyuman kita adalah harapan
rangkulan di bahuku di bahumu
masih hangat tercetak kemarin
aku berseru
//bagaimana kalau kita lakukan lagi kawan!//
kegilaan menjadi muda
menjadi liar dengan alam
hakikat kita lahir bersama elegensi
namun kita malaikat yang perkasa
aku bisa menebak
akan ada keharuan saat tangan kita harus terangkat
saat kita akan berjuang sendiri
sebab kita terlalu lama bersama
berjalan dalam susah dan suka bersama
apakah kemudian tawa kita mengendur
aku harap tidak
perempuan-perempuanku yang hebat
apa yang lebih tepat untuk membakar semangat kita dalam 5 hari
selain memori tawa tangis kita?
Diposting oleh
beckybec
di
08.45
segera aku akan pulang
salamku untuk langit,
sampaikan betapa aku merindukan sentuhannya
dan menginginkan tangan ini bisa segera mengibas awan-awan yang menyelubungi
percayalah,
dari manapun kakiku berdiri
ingin rasanya pergi berlari menembus daratan
menuju angkasa
langitku
nantikan aku dan langkahku di atas tubuhmu
kau,biru
sampaikan betapa aku merindukan sentuhannya
dan menginginkan tangan ini bisa segera mengibas awan-awan yang menyelubungi
percayalah,
dari manapun kakiku berdiri
ingin rasanya pergi berlari menembus daratan
menuju angkasa
langitku
nantikan aku dan langkahku di atas tubuhmu
kau,biru
Diposting oleh
beckybec
di
08.30
Minggu, 14 Maret 2010
my blues man ( aku merindukan sensasi jatuh cinta denganmua tuan penyanyi)
perasaan lucu itu selalu muncul
saat kamu diam-diam
mengendap-endap di lorong panjang khayalku
bermain dengan mesra
bersama senandungmu
keringatmu yang mengkristal di labirin dalam dunia bawah sadarku
menjadi airmta yang merindukan
dan rona merah di pipimu yang gempal
memompa semangatku untuk berlari dan mengecupnya
lagu blues
nyanyikan untukku
sebab tiap kali melodi itu mengetuk daun telingaku
darahku berdesir
dan jantungku
jangan tanya kemana dia melonjak
aku berencana memimpikanmu malam ini
jadi bernyanyi untukku sayang
dengan harmonika aku berdansa dalam lelap
saat kamu diam-diam
mengendap-endap di lorong panjang khayalku
bermain dengan mesra
bersama senandungmu
keringatmu yang mengkristal di labirin dalam dunia bawah sadarku
menjadi airmta yang merindukan
dan rona merah di pipimu yang gempal
memompa semangatku untuk berlari dan mengecupnya
lagu blues
nyanyikan untukku
sebab tiap kali melodi itu mengetuk daun telingaku
darahku berdesir
dan jantungku
jangan tanya kemana dia melonjak
aku berencana memimpikanmu malam ini
jadi bernyanyi untukku sayang
dengan harmonika aku berdansa dalam lelap
Diposting oleh
beckybec
di
08.47
bisikan untuk seorang teman yang jauh memudar
kamu memudar seperti lampu panggung setelah aksi mereda
memudar
dan berputar
tanpa getar
tak ada sensasi yang menghantarmu untuk bersinar
seolah tirai sudah ditutup, kau menghilang
tegar berdiri menghadap deretan kursi yang menyublim dalam ruang kedap bunyi
menari
tak ada sambutan
membungkuk, melucu menjadi seribu wajah
namun sepi
sunyi membalasmu dengan cemoohan
berat menjadi diri sendiri yang tak memikat
berenang dalam lautan bintang
menjadi seonggok batu yang siap tenggelam
itukah rasanya, malaikat kecil?
dari matamu aku bisa lihat
surga yang tertunda untuk beraksi
karena penontonmu telah bergerak menjauh
deretan kursi
dan lantai-lantai semua tanpa irama\
memudar
dan berputar
tanpa getar
tak ada sensasi yang menghantarmu untuk bersinar
seolah tirai sudah ditutup, kau menghilang
tegar berdiri menghadap deretan kursi yang menyublim dalam ruang kedap bunyi
menari
tak ada sambutan
membungkuk, melucu menjadi seribu wajah
namun sepi
sunyi membalasmu dengan cemoohan
berat menjadi diri sendiri yang tak memikat
berenang dalam lautan bintang
menjadi seonggok batu yang siap tenggelam
itukah rasanya, malaikat kecil?
dari matamu aku bisa lihat
surga yang tertunda untuk beraksi
karena penontonmu telah bergerak menjauh
deretan kursi
dan lantai-lantai semua tanpa irama\
jangan takut,
tarikanlah
nyanyikan
hantam kepalaku dengan surga di matamu
aku akan lihat
dan saksikan
akan kuberikan sekali lagi
sinar untukmu
jangan pudar,
bisikku
untuk seorang teman
tarikanlah
nyanyikan
hantam kepalaku dengan surga di matamu
aku akan lihat
dan saksikan
akan kuberikan sekali lagi
sinar untukmu
jangan pudar,
bisikku
untuk seorang teman
Diposting oleh
beckybec
di
07.51
Sabtu, 13 Maret 2010
kadarluasa
ternyata februari memang menjemputnya pergi
selepas itu
hanya angin bergulung di udara
meniupkan lembaran jejak yang tertinggal
tanpa bekas
februari yang hangat
garis akhir dari pelarian yang kutempuh
berakhir?
tidak hanya pergi
melepas
dan melambai
semua cerita
terucap atau tidak
pasti abadi
di dalam ingatan
selepas itu
hanya angin bergulung di udara
meniupkan lembaran jejak yang tertinggal
tanpa bekas
februari yang hangat
garis akhir dari pelarian yang kutempuh
berakhir?
tidak hanya pergi
melepas
dan melambai
semua cerita
terucap atau tidak
pasti abadi
di dalam ingatan
Diposting oleh
beckybec
di
08.01
Senin, 01 Maret 2010
kemudahan menjadi muda
semua akan baik-baik saja,teman
jangan khawatir
berlarilah
telusuri jalanan yang masih lapar menanti hadirmu
taburi tiap blok-blok yang kakimu akan kunjungi
dengan cinta
harapan
dan doa
masa muda dan kebangaannya
bagaikan satu irama musik dunia
menghentak membebaskan
membesarkan hati-hati yang kerdil
berenergi
membangkitkan rindu dan bahagia
tawa mulai merekah
bersama dengan kemudaan yang kemilau
berikan dirimu pada usia
bersahabatlah dengan waktu
katakan : aku muda aku muda kemudaan adalah aku!
jangan khawatir
berlarilah
telusuri jalanan yang masih lapar menanti hadirmu
taburi tiap blok-blok yang kakimu akan kunjungi
dengan cinta
harapan
dan doa
masa muda dan kebangaannya
bagaikan satu irama musik dunia
menghentak membebaskan
membesarkan hati-hati yang kerdil
berenergi
membangkitkan rindu dan bahagia
tawa mulai merekah
bersama dengan kemudaan yang kemilau
berikan dirimu pada usia
bersahabatlah dengan waktu
katakan : aku muda aku muda kemudaan adalah aku!
Diposting oleh
beckybec
di
03.48
Minggu, 28 Februari 2010
ciuman untuk pengkhianat
halo sayang
terimakasih
sudah datang
meludahi wajahku
dan menampar tubuhku hingga berpaling ke lautan
aku takkan membencimu karena itu
justru karena itu aku merasa iba
sudah matikah cinta dalam jiwamu?
terimakasih
sudah datang
meludahi wajahku
dan menampar tubuhku hingga berpaling ke lautan
aku takkan membencimu karena itu
justru karena itu aku merasa iba
sudah matikah cinta dalam jiwamu?
Diposting oleh
beckybec
di
07.44
Jumat, 26 Februari 2010
kita berhak bermimpi indah kapanpun!
melupakan banyak hal
berjalan menjauh dari banyak hal
dan kembali mengkomposisikan hal hal baru
yang (jauh) lebih penting
semua terasa lebih hidup
saat kita memang memilih untuk hidup
bukankah terlalu banyak keindahan untuk merasa begitu membenci
di hidup ini
sebab
buat saya yang sekarang
betapa tragis mendengar manusia hanya bisa
memburu kebencian
tanpa merasa berhak bahagia
berjalan menjauh dari banyak hal
dan kembali mengkomposisikan hal hal baru
yang (jauh) lebih penting
melepaskan apa yang mengakar terlalu dalam
menjalin sesuatu yang menyenangkan
berhenti menginginkan kesia-siaan
dan berteman dengan mimpi-mimpi yang indah
menjalin sesuatu yang menyenangkan
berhenti menginginkan kesia-siaan
dan berteman dengan mimpi-mimpi yang indah
semua terasa lebih hidup
saat kita memang memilih untuk hidup
bukankah terlalu banyak keindahan untuk merasa begitu membenci
di hidup ini
saya berjalan
menjauh dari pilu
mendaki bukit memperhatikan
manusia dan gelombang kecemburuan magnetik yang membumbung di angkasa
menghempaskan semua itu
dengan satu cerita baik
tentang mimpi indah
menjauh dari pilu
mendaki bukit memperhatikan
manusia dan gelombang kecemburuan magnetik yang membumbung di angkasa
menghempaskan semua itu
dengan satu cerita baik
tentang mimpi indah
sebab
buat saya yang sekarang
betapa tragis mendengar manusia hanya bisa
memburu kebencian
tanpa merasa berhak bahagia
kita memang berhak bahagia
dan kamu tahu,
kamu sangat berhak untuk mengejar kebahagian
dan kamu tahu,
kamu sangat berhak untuk mengejar kebahagian
Diposting oleh
beckybec
di
08.06
kita memang tidak pernah tahu
beda benar dan beda salah
keduanya hanya dipisahkan oleh bayangan
dan bayangan itu adalah pikiran kita masing-masing
mengapa meninggalkan begitu salah
dan setia begitu benar
jika keduanya
sama-sama terasa pilu
jawabannya ada pada bayangan itu
setiap bayangan
punya jawaban berbeda
hujan yang meretas senja ini
membuyarkan lamunanku tentang benar dan salah
petir menghantam dinding-dinding bayangan yang berlumut
mengobrak abrik isinya
dan meninggalkan bayangan itu dalam bisu
ternyata
benar dan salah
memang hanya ilusi ya
beda benar dan beda salah
keduanya hanya dipisahkan oleh bayangan
dan bayangan itu adalah pikiran kita masing-masing
mengapa meninggalkan begitu salah
dan setia begitu benar
jika keduanya
sama-sama terasa pilu
jawabannya ada pada bayangan itu
setiap bayangan
punya jawaban berbeda
hujan yang meretas senja ini
membuyarkan lamunanku tentang benar dan salah
petir menghantam dinding-dinding bayangan yang berlumut
mengobrak abrik isinya
dan meninggalkan bayangan itu dalam bisu
ternyata
benar dan salah
memang hanya ilusi ya
Diposting oleh
beckybec
di
00.27
Rabu, 24 Februari 2010
alasan untuk terbangun dan menyelesaikan hari
aku hendak berbagi cerita
tentang sekelibat warna yang kusaksikan saat pergi ke tepi sungai
saat itu menjelang petang
dan aku asik terduduk di atas ayunan
dengan angin sesekali menyentuh punggung tangan kaki
dan menyibakkan rambut di wajahku
langit teduh dan tenang
seperti juga sungai yang menatapku tak bergeming
aku tak melakukan apapun kecuali berpegangan pada tali yang menggantung ayunanku
dan memainkan kaki-kakiku yang kutekuk menjauh dari tanah
kemudian gerimis tiba
kecil
perlahan
tanpa gejolak alam yang berarti
aku seperti bermandi cahaya senja yang gemilau
sebab gerimis-gerimis itu
air air yang perlahan hinggap di tubuhku
mereka bersinergi dengan matahari yang merah
seolah matahari mencair
dan cairannya adalah gerimis
seolah gerimis itu berwarna oranye
dengan langit kemudian mulai memudar
merah menjadi lebih jingga
dan kemudian bergradasi total menuju
sampai berakhir pada kalbu
aku terkesiap
tak berdetik
setiap kali cahaya dari gerimis itu menyentuhku
aku merasakan adukan di atas langit, dan cairan warnanya yang menyentuhku!
pengalam ini luar biasa
aku melihat sensasi teman!
bisakah kau bayangan seberapa besar sensasi itu, hingga sanggup kutangkap
yang pasti,
nafasku tak bisa dan tak mau teratur
detakan di dada pun mengikuti ritme tarian dari langit
aku mencium tanganku yang basah oleh warna warna yang tersibak
dan menghela tiap baunya
warna punya bau
sinar punya aroma
mereka bersatu dalam lelehan gerimis
tentang sekelibat warna yang kusaksikan saat pergi ke tepi sungai
saat itu menjelang petang
dan aku asik terduduk di atas ayunan
dengan angin sesekali menyentuh punggung tangan kaki
dan menyibakkan rambut di wajahku
langit teduh dan tenang
seperti juga sungai yang menatapku tak bergeming
aku tak melakukan apapun kecuali berpegangan pada tali yang menggantung ayunanku
dan memainkan kaki-kakiku yang kutekuk menjauh dari tanah
kemudian gerimis tiba
kecil
perlahan
tanpa gejolak alam yang berarti
aku seperti bermandi cahaya senja yang gemilau
sebab gerimis-gerimis itu
air air yang perlahan hinggap di tubuhku
mereka bersinergi dengan matahari yang merah
seolah matahari mencair
dan cairannya adalah gerimis
seolah gerimis itu berwarna oranye
dengan langit kemudian mulai memudar
merah menjadi lebih jingga
dan kemudian bergradasi total menuju
sampai berakhir pada kalbu
aku terkesiap
tak berdetik
setiap kali cahaya dari gerimis itu menyentuhku
aku merasakan adukan di atas langit, dan cairan warnanya yang menyentuhku!
pengalam ini luar biasa
aku melihat sensasi teman!
bisakah kau bayangan seberapa besar sensasi itu, hingga sanggup kutangkap
yang pasti,
nafasku tak bisa dan tak mau teratur
detakan di dada pun mengikuti ritme tarian dari langit
aku mencium tanganku yang basah oleh warna warna yang tersibak
dan menghela tiap baunya
warna punya bau
sinar punya aroma
mereka bersatu dalam lelehan gerimis
"terimakasih Tuhan, sebab apa yang indah selalu datang... tepat di saat aku merindukanmu"
Diposting oleh
beckybec
di
04.47
juni dijemput di ambang kematian
juni berbisik
"aku lelah mau pulang"
tapi kakinya ditanam di dalam balok semen
dalam-dalam
hingga aku bingung tak habis pikir,
bagaimana kamu akan beranjak juni
juni berbisik
"aku lelah aku mau menghilang, jadikan aku bayangan"
namun aku kembali terusik
bagaimana bisa jadi bayangan, jika kepalamu kau titipkan di bar semalam
namun dia berkata cepat,
"aku akan hilang tanpa kepala, biarkan kepalaku menyaksikan dunia dan kebodohannya"
kemudian butiran air hangat mengaliri wajahnya yang pilu
"kenapa duniaku berotasi pada titik dimana aku merasa ditipu"
aku berbisik,
lembut
jauh di dalam hati
seharusnya dari dulu kamu pulang
melindungi tubuhmu dari sengatan malam yang dingin
membalut lukamu dengan handuk
dan terlelap dari kejahatan cinta
lalu mobil itu tiba,
menjemput juni dengan bebannya
pemuda bersalin sederhana menyambut dengan tawa
bisakah juni hanya dengannya
sebab dengannya
ia seperti menemukan surga
di atas segala huru hara
aku berbisik melepasnya pulang,
"aku lelah mau pulang"
tapi kakinya ditanam di dalam balok semen
dalam-dalam
hingga aku bingung tak habis pikir,
bagaimana kamu akan beranjak juni
juni berbisik
"aku lelah aku mau menghilang, jadikan aku bayangan"
namun aku kembali terusik
bagaimana bisa jadi bayangan, jika kepalamu kau titipkan di bar semalam
namun dia berkata cepat,
"aku akan hilang tanpa kepala, biarkan kepalaku menyaksikan dunia dan kebodohannya"
kemudian butiran air hangat mengaliri wajahnya yang pilu
"kenapa duniaku berotasi pada titik dimana aku merasa ditipu"
aku berbisik,
lembut
jauh di dalam hati
seharusnya dari dulu kamu pulang
melindungi tubuhmu dari sengatan malam yang dingin
membalut lukamu dengan handuk
dan terlelap dari kejahatan cinta
lalu mobil itu tiba,
menjemput juni dengan bebannya
pemuda bersalin sederhana menyambut dengan tawa
bisakah juni hanya dengannya
sebab dengannya
ia seperti menemukan surga
di atas segala huru hara
aku berbisik melepasnya pulang,
"tidur tidurlah juni, patahkan kaki dan tanggalkan kepala jika hanya membuatmu lari dari laki-laki berwajah surga"
Diposting oleh
beckybec
di
03.51
rabu pukul 18.30
hujan itu telah melabuhkan rasa
lama setelah rasa itu sempat tiba
dengan cerianya
dengan gaunnya yang bergejolak ditiup angin
rasa itu pernah tinggal
walau sementara
aku bisa mengingat
bagaimana rasa bejalan di sepanjang koridor jiwa
dan membaui rasa yang terbakar matahari di teras hati
rasa pernah tinggal sementara
lima menit
sebelum hujan turun
aku lihat rasa berkemas
kupikir hanya berbenah
ternyata,
kapalnya telah tiba dihantarkan hujan yang berhamburan
dan aku harus bisa bilang
rasa telah berlabuh
segera setelah hujan perlahan mereda
aku temukan kosong
di sepanjang koridor
di depan, di teras hatiku...
rasa telah berlabuh,
bersama hujan yang menarik diri ke langit
lama setelah rasa itu sempat tiba
dengan cerianya
dengan gaunnya yang bergejolak ditiup angin
rasa itu pernah tinggal
walau sementara
aku bisa mengingat
bagaimana rasa bejalan di sepanjang koridor jiwa
dan membaui rasa yang terbakar matahari di teras hati
rasa pernah tinggal sementara
lima menit
sebelum hujan turun
aku lihat rasa berkemas
kupikir hanya berbenah
ternyata,
kapalnya telah tiba dihantarkan hujan yang berhamburan
dan aku harus bisa bilang
rasa telah berlabuh
segera setelah hujan perlahan mereda
aku temukan kosong
di sepanjang koridor
di depan, di teras hatiku...
rasa telah berlabuh,
bersama hujan yang menarik diri ke langit
Diposting oleh
beckybec
di
03.38
Selasa, 23 Februari 2010
angan angan di batas lamunan
semua akan selesai
tanpa perlu memilih pun,
seharusnya hati bisa tetap merasakan jodohnya
sama seperti menulis,
pelan-pelan saya berusaha untuk tidak menjadi egois
bukan hanya menulis untuk memuaskan jiwa saya
namun
sebuah tulisan yang memotrer
merefleksikan
dan memberikan perenungan tentang hidup banyak orang
nafas-nafas saya teratur keluar
saat bersitan pikiran di atas terlintas,
mulai detik ini
setidaknya...
saya akan berusaha menulis sebuah dunia tanpa batasan
dimana orang bisa merasa seperti
"pergi tidur dan bermimpi"
tanpa perlu memilih pun,
seharusnya hati bisa tetap merasakan jodohnya
sama seperti menulis,
pelan-pelan saya berusaha untuk tidak menjadi egois
bukan hanya menulis untuk memuaskan jiwa saya
namun
sebuah tulisan yang memotrer
merefleksikan
dan memberikan perenungan tentang hidup banyak orang
nafas-nafas saya teratur keluar
saat bersitan pikiran di atas terlintas,
mulai detik ini
setidaknya...
saya akan berusaha menulis sebuah dunia tanpa batasan
dimana orang bisa merasa seperti
"pergi tidur dan bermimpi"
Diposting oleh
beckybec
di
20.17
Senin, 22 Februari 2010
kita bisa merindu dan meradang bersamaan
aku semakin tahu rasanya jadi mereka
dan semakin lama ditilik
aku jadi tahu,
sebersit rasa rindu itu telah berubah jadi amarah yang menghitam
tidak ada yang bisa disalahkan
seandainya bisa memilih,
maukah dia
bidadari itu
mempertahankan persaudaraan ini
yang sayup-sayup kehilangan darahnya
dan semakin lama ditilik
aku jadi tahu,
sebersit rasa rindu itu telah berubah jadi amarah yang menghitam
tidak ada yang bisa disalahkan
seandainya bisa memilih,
maukah dia
bidadari itu
mempertahankan persaudaraan ini
yang sayup-sayup kehilangan darahnya
Diposting oleh
beckybec
di
06.36
juni bicara cinta
aku tidak sayang kamu, cinta...
aku hanya kesepian dan butuh ditemani malam ini
aku butuh menghabiskan malam dalam hingar bingar
minuman yang kularutkan sampai memabukan
juga cuma pelampiasan sepiku
dansa dan nyanyian seperti sebuah jubah yang menutupi
kering dan kerontangnya tubuhku
jiwaku terutama
aku tidak rindu kamu, sayang
tapi aku butuh suara-suara gaduh
dari tawa-tawa yang kau selipkan di udara
aku butuh lebih dari satu orang selain diriku sendiri
aku tidak mau suaraku saja yang memantul dari dinding
bukan aku begitu meninginkan tawamu, bukan
tapi hari ini
langitku kosong tanpa deretan awan
dan aku butuh nafas dari tawamu
untuk menguap dan jadi awan
malam begitu pekat mencekat pikiranku
dan aku mendapati diriku terpojok masih sendirian
botol-botol telah dikosongkan
rokok dilenyapkan bersama asap
suara mulai memudar
aku tidak sayang cinta atau rindu
tapi tiba-tiba
aku butuh aku ingin aku mau
aku hanya kesepian dan butuh ditemani malam ini
aku butuh menghabiskan malam dalam hingar bingar
minuman yang kularutkan sampai memabukan
juga cuma pelampiasan sepiku
dansa dan nyanyian seperti sebuah jubah yang menutupi
kering dan kerontangnya tubuhku
jiwaku terutama
aku tidak rindu kamu, sayang
tapi aku butuh suara-suara gaduh
dari tawa-tawa yang kau selipkan di udara
aku butuh lebih dari satu orang selain diriku sendiri
aku tidak mau suaraku saja yang memantul dari dinding
bukan aku begitu meninginkan tawamu, bukan
tapi hari ini
langitku kosong tanpa deretan awan
dan aku butuh nafas dari tawamu
untuk menguap dan jadi awan
malam begitu pekat mencekat pikiranku
dan aku mendapati diriku terpojok masih sendirian
botol-botol telah dikosongkan
rokok dilenyapkan bersama asap
suara mulai memudar
aku tidak sayang cinta atau rindu
tapi tiba-tiba
aku butuh aku ingin aku mau
Diposting oleh
beckybec
di
05.24
Sabtu, 20 Februari 2010
do not be afraid my friend, because tomorrow is only a day away
sekarang aku tahu rasanya mengapun tanpa pelampung
di bawah hanya buih yang bergulung2 naik ke permukaan
dan kaki tidak mungkin mencapai dasar
tak ada pijakan
dan mengapung rasanya semakin sulit dilakukan
tapi hey, kenapa harus mengapung?
mengapa tidak berenang?
mengapa tidak berusaha menggapai daratan baru untuk berpijak?
karena berpindah, bergerak dan berenang
bukan perkara mudah
memerintahkan tubuh kita untuk bergerak menuju tempat asing
rasanya seperti membuka kotak pandora
apa isinya
bagaimana bentuknya
tidak ada yang tahu
namun mengapung tidak bisa menyelesaikan masalah
tubuh kita perlahan akan dimakan buih
ditarik menyelam
tanpa sempat menarik diri untuk naik
jadi berenanglah
temukan tepian
jejakkan kaki di pulau baru
namakan sesuai namamu
dan miliki hari yang lebih baik
dari mati kedinginan kelelahan mengapung di atas buih tanpa pelampung
ps : sunday is the ocean, swim or forever be miserable
di bawah hanya buih yang bergulung2 naik ke permukaan
dan kaki tidak mungkin mencapai dasar
tak ada pijakan
dan mengapung rasanya semakin sulit dilakukan
tapi hey, kenapa harus mengapung?
mengapa tidak berenang?
mengapa tidak berusaha menggapai daratan baru untuk berpijak?
karena berpindah, bergerak dan berenang
bukan perkara mudah
memerintahkan tubuh kita untuk bergerak menuju tempat asing
rasanya seperti membuka kotak pandora
apa isinya
bagaimana bentuknya
tidak ada yang tahu
namun mengapung tidak bisa menyelesaikan masalah
tubuh kita perlahan akan dimakan buih
ditarik menyelam
tanpa sempat menarik diri untuk naik
jadi berenanglah
temukan tepian
jejakkan kaki di pulau baru
namakan sesuai namamu
dan miliki hari yang lebih baik
dari mati kedinginan kelelahan mengapung di atas buih tanpa pelampung
ps : sunday is the ocean, swim or forever be miserable
Diposting oleh
beckybec
di
22.41
hadiah dari jakarta
sampai jarum itu berjalan dan melewati garis batas bulan dan matari
aku berdiri
menanti usia muda menjad bayangan
dan masa depan menyambut
tertawa
menertawakan kemudaan
atau kekanakan yang berlalu
masa masa indah menjadi memori
dan hari esok menjadi hadiah di malam aku menutup perayaan
yang tersisa tinggal ucapan
yang mengapung di udara pembatas
selamat
jabat tangan
segelas air yang memabukan
aku terlunta lunta
menanti datangnya pagi
dan menyatu bersama satu tahun
tiga ratus enam puluh lima hari
dan ribuan jam
akankah aku menikmatinya, rahasia
sebab apa yang menarik selain menantikan dengan jantung berdegup
episode baru satu babak yang lain
sampai jumpa usia,
di satu tahun mendatang
aku berdiri
menanti usia muda menjad bayangan
dan masa depan menyambut
tertawa
menertawakan kemudaan
atau kekanakan yang berlalu
masa masa indah menjadi memori
dan hari esok menjadi hadiah di malam aku menutup perayaan
yang tersisa tinggal ucapan
yang mengapung di udara pembatas
selamat
jabat tangan
segelas air yang memabukan
aku terlunta lunta
menanti datangnya pagi
dan menyatu bersama satu tahun
tiga ratus enam puluh lima hari
dan ribuan jam
akankah aku menikmatinya, rahasia
sebab apa yang menarik selain menantikan dengan jantung berdegup
episode baru satu babak yang lain
sampai jumpa usia,
di satu tahun mendatang
Diposting oleh
beckybec
di
09.10
good old friend, may time bring them back
ada orang orang yang
rindu dirindukan
rindu diingikan
rindu disayangi
ada orang orang yang
lupa merindukan
lupa menginginkan
lupa menyayangi
ada orang orang yang
dirindukan dan merindukan
menginginkan tidak diinginkan
dan menyanyagi sebatas kata
mungkin aku sekian dari yang tidak merasakan satu pun
aku menyaksikan fenomena rasa itu melintas di jagat ini
dan berharap luka disembuhkan waktu
namun rasa memang tidak pernah bisa menipu
walau senyum susah payah dilekatkan
dan airmata diikat untuk tidak mencair
rindu ingin sayang
semua takkan bisa diatur
mereka mengalir tanpa bentuk
menjadi bayangan
tanpa bayaran
aku turut berduka bagi orang-orang ini
aku bertepuk tangan dan angkat topi
bagi mereka yang bertahan melekatkan senyum dan membusungkan dada
sebab menjadi rindu tanpa terlihat
begitu sulit diwujudkan
dan bagi siapapun yang mulai lupa merindukan menginginkan dan menyayangi
bukankah lebih baik kamu berhenti
dan melihat kembali,
bisa tiba sampai hari ini
karena ada orang orang menyayangi tanpa berharap disayangi kembali
tidak pernah ada mantan teman,
waktu tidak bisa mengikis apa yang pernah terukir
rindu dirindukan
rindu diingikan
rindu disayangi
ada orang orang yang
lupa merindukan
lupa menginginkan
lupa menyayangi
ada orang orang yang
dirindukan dan merindukan
menginginkan tidak diinginkan
dan menyanyagi sebatas kata
mungkin aku sekian dari yang tidak merasakan satu pun
aku menyaksikan fenomena rasa itu melintas di jagat ini
dan berharap luka disembuhkan waktu
namun rasa memang tidak pernah bisa menipu
walau senyum susah payah dilekatkan
dan airmata diikat untuk tidak mencair
rindu ingin sayang
semua takkan bisa diatur
mereka mengalir tanpa bentuk
menjadi bayangan
tanpa bayaran
aku turut berduka bagi orang-orang ini
aku bertepuk tangan dan angkat topi
bagi mereka yang bertahan melekatkan senyum dan membusungkan dada
sebab menjadi rindu tanpa terlihat
begitu sulit diwujudkan
dan bagi siapapun yang mulai lupa merindukan menginginkan dan menyayangi
bukankah lebih baik kamu berhenti
dan melihat kembali,
bisa tiba sampai hari ini
karena ada orang orang menyayangi tanpa berharap disayangi kembali
tidak pernah ada mantan teman,
waktu tidak bisa mengikis apa yang pernah terukir
Diposting oleh
beckybec
di
08.55
dosa dosa dilahirkan dengan manis
kita jadi terlampau sering bermain-main
bukan sekedar main main dengan sentuhan sekali dua kali atau tatapan malu-malu
melalui celah celah udara
tapi main main yang terlampau sering
intensitas meningkat dan berubah menjadi waktu intim rahasia
pacarku sering memergokiku sedang senyum simpul memangdangi langit
dan aku spontan terkejut saat mendapati
kau ada dalam lamunanku
pacarku pernah juga tidak sengaja menemukan inisial namamu
yang kuukir di bawah pinggulku
sengaja begitu dalam kuletakan berharap dia tak melihat
lalu aku tergagap saat harus menjelaskan artinya
tapi kau jadi begitu terasa berdosa
jika setiap kali tanda cinta ini terlihat oleh pacarku
dia hanya diam dan tersenyum
seolah memberiku ruang untuk bermain-main
main main yang sudah terlampau sering
tapi jika ini berhenti
aku yang tidak tahu bagaimana jadinya
aku tidak akan mau kehilangan senyum simpu di atas langit
tidak mau kehilangan rindu di atas rindu yang lain
atau melepas sensasi dari keintiman yang gelap
berdosa
namun manis
ah bukankah itulah wanita,
bukan!
ITULAH CINTA
KERJANYA MAIN MAIN
KARENA KURASA
DIA TAK PUNYA KELAMIN
bukan sekedar main main dengan sentuhan sekali dua kali atau tatapan malu-malu
melalui celah celah udara
tapi main main yang terlampau sering
intensitas meningkat dan berubah menjadi waktu intim rahasia
pacarku sering memergokiku sedang senyum simpul memangdangi langit
dan aku spontan terkejut saat mendapati
kau ada dalam lamunanku
pacarku pernah juga tidak sengaja menemukan inisial namamu
yang kuukir di bawah pinggulku
sengaja begitu dalam kuletakan berharap dia tak melihat
lalu aku tergagap saat harus menjelaskan artinya
tapi kau jadi begitu terasa berdosa
jika setiap kali tanda cinta ini terlihat oleh pacarku
dia hanya diam dan tersenyum
seolah memberiku ruang untuk bermain-main
main main yang sudah terlampau sering
tapi jika ini berhenti
aku yang tidak tahu bagaimana jadinya
aku tidak akan mau kehilangan senyum simpu di atas langit
tidak mau kehilangan rindu di atas rindu yang lain
atau melepas sensasi dari keintiman yang gelap
berdosa
namun manis
ah bukankah itulah wanita,
bukan!
ITULAH CINTA
KERJANYA MAIN MAIN
KARENA KURASA
DIA TAK PUNYA KELAMIN
Diposting oleh
beckybec
di
08.24
bercinta malam dengan malam
beginilah malam menyapaku dengan caranya
lewat guyuran hujan yang malu menempel di jendela
membulat bersatu dengan berkas-berkas cahaya kuning
meresap
menyentuh kulitku yang terbuka lebar disapu pendingin di dalam mobil
menusuk pupil
melewati celah jendela
dan aromanya penuh di dalam hidungku
menjadi nafas
menjadi semuanya
malam
datang dan bersatu dengan roh
menjadi jiwa untuk ke ria an hari ini
malam
bersamanya aku temukan eforia
menyembunyikan luka
menyimpan rapat-rapat sunyi
malam
aku telanjang di angkasamu,
sebab dengan caramu
kau datang menggoda dan kita terlelap
sampai malam
malam
malam
malam tiba lagi
lewat guyuran hujan yang malu menempel di jendela
membulat bersatu dengan berkas-berkas cahaya kuning
meresap
menyentuh kulitku yang terbuka lebar disapu pendingin di dalam mobil
menusuk pupil
melewati celah jendela
dan aromanya penuh di dalam hidungku
menjadi nafas
menjadi semuanya
malam
datang dan bersatu dengan roh
menjadi jiwa untuk ke ria an hari ini
malam
bersamanya aku temukan eforia
menyembunyikan luka
menyimpan rapat-rapat sunyi
malam
aku telanjang di angkasamu,
sebab dengan caramu
kau datang menggoda dan kita terlelap
sampai malam
malam
malam
malam tiba lagi
Diposting oleh
beckybec
di
08.14
Senin, 15 Februari 2010
T E R A P I

terapi menghilangkan kerusakan otak berkala
memulihkan perasaan datar dingin yang membeku
adalah dengan berimajinasi
salah satu kesukaan saya adalah mengimajinasikan langit pantai dan perpaduan warnanya
mungkin bukan gambar terbaik yang ada,
tetapi terapi yang dijalankan
bagaiman imajinasi bisa merangsang rasa
dan membantu otak untuk tenang
sehingga masalah seolah terlihat begitu mudah diselesaikan
dan kesedihan,
ternyata tidak sesedih yang dibayangkan
ps : anda harus percaya, kalau terapi ini akan membantu. baru anda bisa mendapat khasiatnya
Diposting oleh
beckybec
di
00.49
Minggu, 14 Februari 2010
semua situasi yang membuat pucat pasi
situasi 1
kaca tengah bergeser
mobil melaju
mobil mengurangi kecepatan
gigi dimasukan
kopling dipindah
gas dihantam
kaca kembali bergeser
mata menangkap mata
bibir kaku
mata membuang mata
bibir bergerak
"maaf"
mata tetap menjauh
kaca bergeser
mata yang lain menelan duka
menatap jauh ke depan
kaca statis
mengamati dua pasang bola mata yang bertengkar
"maaf"
gas dikurangi
rem perlahan masuk
mobil menepi ke kiri
gas dikurangi
masuk ke gigi netral
berhenti
mobil berhenti
mata tidak bergerak
bibir bergerak
"sudah sampai"
situasi 0,5
mobil melaju stabil
kaca tengah diam di tengah
bibir-bibir tertawa
suara melengking menembus deru di jalan bebas hambatan
mata-mata bertatap-tatapan
mobil menyalip
mengklakson
nyaring seprti melengking
tangan melambai keluar dari mobil
memberi tanda menepi
menepi semua menepi
mendadak menjadi sepi
laki keluar dari mobil
mata dan bibir tak ikut keluar
kaca tengah bergerak
mengikuti arah laki-laki
laki-laki
tiba menepi di pinggir jendela
mengetuk
menunjuk
menampar
memaki
meminta penjelasan
mata yang satu berair
mata yang lain murka
yang menampar terkekeh
seperti bangga melampiaskan dendam
mereka minta berdamai
siapa berdamai dengan siapa
dua bola mata melirik ke mata yang mulai berair
siapa main apa
siapa kena apa
yang berair ditanya tapi bibir mendadak bisu
laki-laki menarik menyeret tubuh mata yang murka keluar
mendera sampai puas
tinggal setengah nyawa
yang hampir tewas didera
masuk menutup pintu
menginjak gas
pergi
bibirnya bergerak
lambat-lambat
tapi tak ada suara
malah peluh dan hujan dari pupil yang turun
bercampur jejak darah di atas wajah
mobil melaju
kaca tengah membisu
situasi 1,5
mata bibir diam
kaku
kaki tidak sanggup menginjak gas
mobil berhenti
menghentikan waktu
kurang apa
mata bicara lewat bahasa paling sederhana
salah apa sampai harus begini
yang ditanya
menunduk
kurang kamu
kamu kurang
kurang banyak ada
sekalinya ada
terbatas
kurang kamu
situasi 2
mobil melaju meninggalkan mata yang terduduk
bibir yang digigit hingga berdarah
mobil melaju dan takkan retreat ke belakang
takkan parkir lagi di sana
mobil melaju
tak berniat pulang
kaca tengah memproyeksikan bayangan di belakang
perlahan menguap
jadi asap
kaca tengah bergeser
mobil melaju
mobil mengurangi kecepatan
gigi dimasukan
kopling dipindah
gas dihantam
kaca kembali bergeser
mata menangkap mata
bibir kaku
mata membuang mata
bibir bergerak
"maaf"
mata tetap menjauh
kaca bergeser
mata yang lain menelan duka
menatap jauh ke depan
kaca statis
mengamati dua pasang bola mata yang bertengkar
"maaf"
gas dikurangi
rem perlahan masuk
mobil menepi ke kiri
gas dikurangi
masuk ke gigi netral
berhenti
mobil berhenti
mata tidak bergerak
bibir bergerak
"sudah sampai"
situasi 0,5
mobil melaju stabil
kaca tengah diam di tengah
bibir-bibir tertawa
suara melengking menembus deru di jalan bebas hambatan
mata-mata bertatap-tatapan
mobil menyalip
mengklakson
nyaring seprti melengking
tangan melambai keluar dari mobil
memberi tanda menepi
menepi semua menepi
mendadak menjadi sepi
laki keluar dari mobil
mata dan bibir tak ikut keluar
kaca tengah bergerak
mengikuti arah laki-laki
laki-laki
tiba menepi di pinggir jendela
mengetuk
menunjuk
menampar
memaki
meminta penjelasan
mata yang satu berair
mata yang lain murka
yang menampar terkekeh
seperti bangga melampiaskan dendam
mereka minta berdamai
siapa berdamai dengan siapa
dua bola mata melirik ke mata yang mulai berair
siapa main apa
siapa kena apa
yang berair ditanya tapi bibir mendadak bisu
laki-laki menarik menyeret tubuh mata yang murka keluar
mendera sampai puas
tinggal setengah nyawa
yang hampir tewas didera
masuk menutup pintu
menginjak gas
pergi
bibirnya bergerak
lambat-lambat
tapi tak ada suara
malah peluh dan hujan dari pupil yang turun
bercampur jejak darah di atas wajah
mobil melaju
kaca tengah membisu
situasi 1,5
mata bibir diam
kaku
kaki tidak sanggup menginjak gas
mobil berhenti
menghentikan waktu
kurang apa
mata bicara lewat bahasa paling sederhana
salah apa sampai harus begini
yang ditanya
menunduk
kurang kamu
kamu kurang
kurang banyak ada
sekalinya ada
terbatas
kurang kamu
situasi 2
mobil melaju meninggalkan mata yang terduduk
bibir yang digigit hingga berdarah
mobil melaju dan takkan retreat ke belakang
takkan parkir lagi di sana
mobil melaju
tak berniat pulang
kaca tengah memproyeksikan bayangan di belakang
perlahan menguap
jadi asap
Diposting oleh
beckybec
di
21.01
MAU AKU MAU
mau rasanya menyublim di dalam lemari yang berpendar
mau rasanya menguap saat tertawa lantang
mau rasanya mencair dalam mimpi panjang tentang warna
mau rasanya menjadi telanjang tanpa tahu sekitar
mau rasanya menjadi debu
mau rasanya bercumbu bersama angi
mau rasanya melupakan dilupakan terlupakan
mau rasanya tidak digangu
mau rasanya tidak tahu
mau rasanya berkawan dengan malam
mau rasanya berdamai
berdamai denganmu dengannya dengan mereka
mau rasanya menguap saat tertawa lantang
mau rasanya mencair dalam mimpi panjang tentang warna
mau rasanya menjadi telanjang tanpa tahu sekitar
mau rasanya menjadi debu
mau rasanya bercumbu bersama angi
mau rasanya melupakan dilupakan terlupakan
mau rasanya tidak digangu
mau rasanya tidak tahu
mau rasanya berkawan dengan malam
mau rasanya berdamai
berdamai denganmu dengannya dengan mereka
mau aku mau
mau aku mau
mau aku mau
aku bukan menulis karena merana ditinngal mati cinta
cinta hanya karangan bunga yang layu suatu hari,
aku tidak pernah berharap darinya
aku menulis karena aku mau
mau menjadi orang lain
mau hidup di dunia lain
mau menggapai langit tanpa perlu terbang punya sayap
mau aku mau
dan aku mau mereka tahu
tubuhku layu ditelan dera
tubuhku sudah tinggal serpihan
habis dicambuk sandiwara
mau kah mereka berhenti?
atau kalau tidak
aku mau pergi
dan mau aku mau
tidak peduli
mereka mau tahu
atau mau
mau aku mau
mau aku mau
aku bukan menulis karena merana ditinngal mati cinta
cinta hanya karangan bunga yang layu suatu hari,
aku tidak pernah berharap darinya
aku menulis karena aku mau
mau menjadi orang lain
mau hidup di dunia lain
mau menggapai langit tanpa perlu terbang punya sayap
mau aku mau
dan aku mau mereka tahu
tubuhku layu ditelan dera
tubuhku sudah tinggal serpihan
habis dicambuk sandiwara
mau kah mereka berhenti?
atau kalau tidak
aku mau pergi
dan mau aku mau
tidak peduli
mereka mau tahu
atau mau
Diposting oleh
beckybec
di
20.28
habis mau kemana lagi?
sudah berpegangan kuat malah terlepas,
terbawa dia oleh angin.
jadi harus bagaimana lagi
keluhan dan seruan yang tak terbantahkan
keraguan dan kekhawatiran mendadak menjadi satu warna
bisa kecolongan begitu
di tengah senja yang merona,
senja milikku
tega kau meludahinya dengan kelaminmu yang tak punya akal
habis pula akalku dimakan kegilaanmu
ah bicara kita melantur
melantur,tahu kau?
memang manusia suka lupa perdaban jika bicara dirasuki emosi
semua benar
sarkasme benar
ini bukan sarkasme asal sarkasme
ini namanya kecewe
eja , KE CE WA
makan itu rasa biar kau tahu bagaimana harus bersikap
difikir mudah menyembunyikan sampah
bau busuk tengik tidak terkira tahu kau
sudah kupegang malah terlepas,
eh sudah kuucapkan ya?
iya itulah!
apa yang tertinggal di dalam kendaraan di tengah senja hari itu
hanya monolog yang terjadi tanpa orang perlu tahu subyek dan obyek
dikoyak dan didera sejadi-jadinya
memar dan lebam cuma timbul dalam imajinasi
dicumbu dusta sampai berbusa
kemudian mati
Diposting oleh
beckybec
di
20.15
tanpa kunci
aku selalu benci ketika sampai di sini
berhenti di depan pintu
yang kuncinya tak dapat kutemukan
aku mencari
menengok ke belakang
tapi hanya asap
dari jalan yang perlahan menyublim
haruskah aku berhenti
hanya karena keterbatasanku membuka pintu ini
atau sebaiknya aku telusuri jalan lain
dan berharap akan ada pintu yang lain
manakah yang lebih mulia
menanti sampai pintu ini akhirnya terbuka
atau mencari yang lain demi melanjutkan perjalanan
waktu memang tidak pernah memberikan toleransi
tak peduli dengan apa yang menghadang kaki untuk bergerak
sebab waktu seperti roh
tidak terbatas oleh medium
apakah dari merenungkan waktu aku menemukan jawaban
ya
mungkin seperti waktu aku harus bergerak
tidak peduli dengan apa yang menghadang
berlalu bagai roh
pintu ini mungkin tak dapat terbuka
terkunci dalam sepi
tapi kakiku tak kenal hambatan
masa lalu mungkin telah menyublim jadi asap
namun seperti orang bilang
selalu ada jalan
sekalipun pintu terkunci
jendela pun jadi
baiklah aku melompati diriku
melampui pintu yang tak kenal kunci
dan hari ini
akan segera jadi esok,
segera setelah aku memutuskan untuk berlalu
berhenti di depan pintu
yang kuncinya tak dapat kutemukan
aku mencari
menengok ke belakang
tapi hanya asap
dari jalan yang perlahan menyublim
haruskah aku berhenti
hanya karena keterbatasanku membuka pintu ini
atau sebaiknya aku telusuri jalan lain
dan berharap akan ada pintu yang lain
manakah yang lebih mulia
menanti sampai pintu ini akhirnya terbuka
atau mencari yang lain demi melanjutkan perjalanan
waktu memang tidak pernah memberikan toleransi
tak peduli dengan apa yang menghadang kaki untuk bergerak
sebab waktu seperti roh
tidak terbatas oleh medium
apakah dari merenungkan waktu aku menemukan jawaban
ya
mungkin seperti waktu aku harus bergerak
tidak peduli dengan apa yang menghadang
berlalu bagai roh
pintu ini mungkin tak dapat terbuka
terkunci dalam sepi
tapi kakiku tak kenal hambatan
masa lalu mungkin telah menyublim jadi asap
namun seperti orang bilang
selalu ada jalan
sekalipun pintu terkunci
jendela pun jadi
baiklah aku melompati diriku
melampui pintu yang tak kenal kunci
dan hari ini
akan segera jadi esok,
segera setelah aku memutuskan untuk berlalu
Diposting oleh
beckybec
di
19.17
sebuah keberanian dan kotak
sebenarnya sudah lama aku pegang kotak ini. sampai tanganku berkeringat berusaha bertahan untuk memegangnya. namun aku lupa, kapan keberanian itu akhirnya timbul dan kemudian mendorongku menyerahkan kotak ini padanya. mungkin itu bukan keputusan terbaik, mungkin kekuatan itu terlalu cepat datangnya. membuat waktu mencair dan mengalir tanpa bekas. membuat moment yang kutunggu menjadi hilang seperti tak ada makanya.
kotak yang seharusnya kuberikan itu akan menimbulkan sensasi yang tiada bandingannya. bagiku atau baginya. nyatanya, kotak itu hanya seperti sesuatu yang memang harus terjadi dan kemudian berlalu.
apakah aku kemudian menyesal telah memberikan kotak itu padanya? mungkin, kalau mereka bertanya pasca kotak itu diberikan dengan lantang tegas dan cepat aku akan bilang IYA. penyesalan sebab moment itu berlalu begitu saja tanpa bekas. sebab keberanian itu terlalu bulat dan belum matang. sehingga makna dari kotak itu menguap.
tapi jika dirunut sekarang, semua terjadi dengan alasan. dan aku tidak pernah menyesal akhirnya berani menyerahkan kotak itu. walaupun kemudian kotak itu tak bersambut, aku bersyukur. mungkin memang seharusnya kotak itu tak pernah ada. mungkin memang sudah sepatutnya aku meletakan kotak itu dari lama. menyerah untuk mempertahankannnya. kelelahan bagiku adalah sebuah perjalanan mulia untuk mempertahankan prestisnya, yang ternyata aku ketahui sekarang bahwa semua itu tak ada nilainya.
aku takkan marah padanya, saat ia mengabaikan kotak yang kuberikan. kami berkawan karib sampai detik aku menulis ini. walaupun kotak itu berarti banyak bagiku, aku tidak memperhitungkan bagaimana itu akhirnya lenyap tanpa bekas. ia punya hak untuk menerima menyukai atau tidak menerima dan tidak menyukai. aku mengerti.
dan sejauh ini, aku telah berdamai dengan segala kekecewaan dan penantian dan kekuatan yang sudah terlanjur aku bulatkan untuk menyerahkan kotak ini.
setelah semua ini selesai, aku pasti akan pergi... dan mungkin sangat mungkin
akan ada yang baru yang kudapatkan dan mungkin bukan aku yang memberikan
tapi kami saling berbagi
kotak yang seharusnya kuberikan itu akan menimbulkan sensasi yang tiada bandingannya. bagiku atau baginya. nyatanya, kotak itu hanya seperti sesuatu yang memang harus terjadi dan kemudian berlalu.
apakah aku kemudian menyesal telah memberikan kotak itu padanya? mungkin, kalau mereka bertanya pasca kotak itu diberikan dengan lantang tegas dan cepat aku akan bilang IYA. penyesalan sebab moment itu berlalu begitu saja tanpa bekas. sebab keberanian itu terlalu bulat dan belum matang. sehingga makna dari kotak itu menguap.
tapi jika dirunut sekarang, semua terjadi dengan alasan. dan aku tidak pernah menyesal akhirnya berani menyerahkan kotak itu. walaupun kemudian kotak itu tak bersambut, aku bersyukur. mungkin memang seharusnya kotak itu tak pernah ada. mungkin memang sudah sepatutnya aku meletakan kotak itu dari lama. menyerah untuk mempertahankannnya. kelelahan bagiku adalah sebuah perjalanan mulia untuk mempertahankan prestisnya, yang ternyata aku ketahui sekarang bahwa semua itu tak ada nilainya.
aku takkan marah padanya, saat ia mengabaikan kotak yang kuberikan. kami berkawan karib sampai detik aku menulis ini. walaupun kotak itu berarti banyak bagiku, aku tidak memperhitungkan bagaimana itu akhirnya lenyap tanpa bekas. ia punya hak untuk menerima menyukai atau tidak menerima dan tidak menyukai. aku mengerti.
dan sejauh ini, aku telah berdamai dengan segala kekecewaan dan penantian dan kekuatan yang sudah terlanjur aku bulatkan untuk menyerahkan kotak ini.
setelah semua ini selesai, aku pasti akan pergi... dan mungkin sangat mungkin
akan ada yang baru yang kudapatkan dan mungkin bukan aku yang memberikan
tapi kami saling berbagi
Diposting oleh
beckybec
di
00.48
Jumat, 12 Februari 2010
mimpi indah

beginilah mimpi indah tentang kau,senja
karena itu aku mencintaimu begitu dalam
seperti mereka yang memandangmu
dan mengaku menyukaimu
maka aku membagimu di sini
untuk mereka
pemujamu
Diposting oleh
beckybec
di
08.11
Selasa, 09 Februari 2010
aku menemukanmu dalam warna dan bentuk sehingga tidak perlu ada tangis hari ini
Diposting oleh
beckybec
di
04.47
Senin, 08 Februari 2010
KAMU (pt.1)

kamu adalah sebagian bayangan
yang bersemayam
dalam pikiranku
dan merasuki rongga dadaku
aku harus bilang apa,
aku lupa bagaimana mengeluarkanmu dari sini.
dan nampaknya titik rindu ini mulai menjelma menjadi bentuk
goresan wajahmu yang kelabu
Diposting oleh
beckybec
di
08.08
Minggu, 07 Februari 2010
Sabtu, 06 Februari 2010
februari tiba...
selamat jalan sayang, kita pulang ke rumah yang berbeda
Diposting oleh
beckybec
di
18.25
Kamis, 04 Februari 2010
pembaringan ini hanya sementara
ibu memegang tanganku
menghantarku naik ke pembaringan yang hangat
ia bilang
aku termangu
paling tidak hari ini,
aku hendak mensyukuri tangannya masih menggengamku
sampai naik ke pembaringanku
jika nanti tiba giliranku,
mari kubuatkan kau menuju hari tua
dalam suka
menghantarku naik ke pembaringan yang hangat
ia bilang
pada hari tertentu aku akan kau tuntun,
namun jauh ke sana, ke pembaringan kekal
aku termangu
paling tidak hari ini,
aku hendak mensyukuri tangannya masih menggengamku
sampai naik ke pembaringanku
jika nanti tiba giliranku,
mari kubuatkan kau menuju hari tua
dalam suka
Diposting oleh
beckybec
di
08.15
senandung
setelah sekian lama aku melupakan bagaimana cara bersenandung, aku bersenandung hari ini. di bawah langit pkl 18.15 yang kelabu dan bersinar lelah. aku bersenandung barisan nada yang tidak kumengerti untuk siapa. nada-nada yang meluap sebagai pelampiasan gairahku pada rasa. bukan sekedar do atau mi tapi segalanya. segala bunyian yang merasuk menjadi senandung mengalir. mengalir tanpa muara.
apakah kamu mengajarkanku bersenandung?
apakah kamu membuat langit begitu indah bagiku, hingga menggodaku untuk bersenandung
aku beritahu, kamu indah sayang
kamu membuat seolah keindahanmu harus dinyanyikan
dibunyikan di antara awan yang bergulung
di sela angin yang menyapu
dan roda memutar makin jauh mendekati rumahku
menghantar senandung itu sampai ke penghabisannya
terimakasih kamu membuatku bersenandung har ini
apakah kamu mengajarkanku bersenandung?
apakah kamu membuat langit begitu indah bagiku, hingga menggodaku untuk bersenandung
aku beritahu, kamu indah sayang
kamu membuat seolah keindahanmu harus dinyanyikan
dibunyikan di antara awan yang bergulung
di sela angin yang menyapu
dan roda memutar makin jauh mendekati rumahku
menghantar senandung itu sampai ke penghabisannya
terimakasih kamu membuatku bersenandung har ini
Diposting oleh
beckybec
di
08.09
Rabu, 03 Februari 2010
semakin menghimpiiiiit,sempit!
waktu menghimpitku
tak memberi ruang untuk menyadari kehadirannya semakin buram
di hari yang sepi
tanpa irama hujan di balik jendela
kusadari waktu memaksa tanganku menari di udara
melambaikan sampai jumpa
sampai jumpa?
kapan lagi kita akan berjumpa?
dalam rupa dua kekasih
tidak sekarang,tidak besok mungkin memang tidak akan pernah
waktu menghimpit makin tanpa ampunan
pembuluh darahku rasanya siap meletus
menghamburkan rasa yang hidup setahun
selamat tinggal
mungkin seharusnya,
sudah dari hari-hari itu kita ucapkan
sekarang rasanya terlalu sulit melepasmu
tapi waktu menghimpitku
tak memberi ruang
tak memberi ruang untuk menyadari kehadirannya semakin buram
di hari yang sepi
tanpa irama hujan di balik jendela
kusadari waktu memaksa tanganku menari di udara
melambaikan sampai jumpa
sampai jumpa?
kapan lagi kita akan berjumpa?
dalam rupa dua kekasih
tidak sekarang,tidak besok mungkin memang tidak akan pernah
waktu menghimpit makin tanpa ampunan
pembuluh darahku rasanya siap meletus
menghamburkan rasa yang hidup setahun
selamat tinggal
mungkin seharusnya,
sudah dari hari-hari itu kita ucapkan
sekarang rasanya terlalu sulit melepasmu
tapi waktu menghimpitku
tak memberi ruang
Diposting oleh
beckybec
di
07.02
Jumat, 29 Januari 2010
percampuran warna senja menjelang malam = aku dan kamu
hari ini kita melihat suatu atraksi yang mencengangkan
tentang bulan bersanding dengan matari
di suatu senja yang nyaris kelabu
sebab bulan mengeluarkan auranya
dan matari berusaha bertahan di langitnya
kemudian bulan menari di sela-sela awan
awan-awan yang tak tahu menahu kesengitan itu
lantas berputar mengikuti bulan
menjadi bayang-bayang bulan
dan menambah kelam langit senja
aku tidak lagi bertahan menatap pertikaian mereka
sebab segera setelahnya
temanku berlari
menyerukan nafas senja yang merah
aku mematung
berdiam menatap sinaran yang menghalangi daya mataku
mereka berpelukan
seolah bersatu
dan terjadi ledakan cahaya yang membakar pupil mata
mungkin begitulah langit malam dan pagi bersatu
di ambang batas senja yang merah
jika telah lewat saatnya
merah senja akan memudar
berubah lebih pekat
merah ungu kemudian biru dan menghitam
matari dan bulan
bersatu
seperti aku dan dia
tentang bulan bersanding dengan matari
di suatu senja yang nyaris kelabu
sebab bulan mengeluarkan auranya
dan matari berusaha bertahan di langitnya
matari : enyah bulan! ini langitku, rumah tempat aku tidur!
bulan : matari, matari... aku buat langitmu kelabu. sebentar kau akan lenyap tahu!
matari : senja itu ada karena aku
bulan : setelah senja ada aku, jadi mengapa aku harus menunggu kalau bisa sampai lebih dulu
matari : pecundang kelas teri
bulan : bilang itu pada dirimu setelah kau lenyap dimakan sinarku
kemudian bulan menari di sela-sela awan
awan-awan yang tak tahu menahu kesengitan itu
lantas berputar mengikuti bulan
menjadi bayang-bayang bulan
dan menambah kelam langit senja
matari : aku tidak masalah kau lenyapkan! tapi aku mau jadi langit jadi senja, senja kemerahan yang membara. yang bergairah. yang mempesona dan hangat.
bulan : aku bisa jadi langit senja versiku sendiri, untuk apa memberikan senjamu yang merah dan membara.
matari : tidakkah kau lihat, aku mencairkan rasa bagi umat manusia. pasangan-pasangan melekat karena gairah senja yang kupancarkan, mereka berpelukan dalam hangatnya aku dan di bawah senja yang merah itu mereka mengukir cinta. di balik kelabu mu, mana bisa!
bulan : omong kosong
matari : kalau tidak percaya, coba periksa. adakah mereka saling bercumbu di balik langitmu yang kelabu?senja kelam versimu?
bulan : (memandang ke bawah) tidak, mereka pasti malu2
matari : mereka tak punya hasrat, senjamu membekukan mereka
aku tidak lagi bertahan menatap pertikaian mereka
sebab segera setelahnya
temanku berlari
menyerukan nafas senja yang merah
aku mematung
berdiam menatap sinaran yang menghalangi daya mataku
mereka berpelukan
seolah bersatu
dan terjadi ledakan cahaya yang membakar pupil mata
mungkin begitulah langit malam dan pagi bersatu
di ambang batas senja yang merah
jika telah lewat saatnya
merah senja akan memudar
berubah lebih pekat
merah ungu kemudian biru dan menghitam
matari dan bulan
bersatu
seperti aku dan dia
Diposting oleh
beckybec
di
08.22
Kamis, 28 Januari 2010
tidak ada cerita saya kalah oleh rasa
ada saatnya manusia tidak bisa hidup sendiri
ia harus bersenyawa
atau menempati medium lainnya
keluar dari sepi
dan menikmati berdua
tapi saya menolak menjadi takut karena sepi
saya menolak dipermalukan oleh rasa
saya akan berdiri teguh di tempat di mana saya akan berlari
dengan atau tanpa kawan
saya tak peduli
apakah orang akan memanggil nama saya mesra
atau melupakannya
saya akan lanjutkan cerita saya
walau tanpa lawan main
saya akan berusaha bernafas tanpa belahan jiwa
dan memutuskan untuk bergaul karib dengan sunyi
menghadirkan kawan di dalam angin yang melebur pelan di balik tengkuk
ia harus bersenyawa
atau menempati medium lainnya
keluar dari sepi
dan menikmati berdua
tapi saya menolak menjadi takut karena sepi
saya menolak dipermalukan oleh rasa
saya akan berdiri teguh di tempat di mana saya akan berlari
dengan atau tanpa kawan
saya tak peduli
apakah orang akan memanggil nama saya mesra
atau melupakannya
saya akan lanjutkan cerita saya
walau tanpa lawan main
saya akan berusaha bernafas tanpa belahan jiwa
dan memutuskan untuk bergaul karib dengan sunyi
menghadirkan kawan di dalam angin yang melebur pelan di balik tengkuk
Diposting oleh
beckybec
di
07.05
Senin, 25 Januari 2010
ayo bentangkan sekali lagi senyuman itu
di atas langit warna biru
karena haru
harus segera berlalu
di atas langit warna biru
karena haru
harus segera berlalu
Diposting oleh
beckybec
di
05.55
pasti nanti satu bulan lagi
suatu hari di bulan februari yang hangat,
kita akan sampai di titik dimana kita benar-benar berpisah
tanpa melupakan apa yang pernah tertinggal di belakang
membiarkan bungkusan itu disana
tidak terbuka
hingga rasa penasaran ingin tahu sampai mati dibawa
menjadikan bungkusan itu indah apa adanya
untuk sekarang biarkan aku menari dalam pusaran rasa yang tak pernah kubuat
yang datang dibawa angin
di hari dimana hujan tak kunjung tiba
padahal langit sudah kelabu
menunggu kamu
yang tanpa pernah tahu sudah merasuk ke dalam
kita akan sampai di titik dimana kita benar-benar berpisah
tanpa melupakan apa yang pernah tertinggal di belakang
membiarkan bungkusan itu disana
tidak terbuka
hingga rasa penasaran ingin tahu sampai mati dibawa
menjadikan bungkusan itu indah apa adanya
untuk sekarang biarkan aku menari dalam pusaran rasa yang tak pernah kubuat
yang datang dibawa angin
di hari dimana hujan tak kunjung tiba
padahal langit sudah kelabu
menunggu kamu
yang tanpa pernah tahu sudah merasuk ke dalam
Diposting oleh
beckybec
di
05.44
Minggu, 24 Januari 2010
aku akan pulang setelah lelah menyukaimu dalam gelap
kita pasti berpisah setelah begitu intim bertemu. dengan atau tanpa airmata, tangan harus digerakan dan melepas apa yang kita kira selama ini kekal. waktu pernah menghembuskannya sampai tiba ke dekatku. dan waktu memberikanku sedikit lebih banyak kesempatan untuk mengenal rasa bersamanya... sesuatu yang selama ini disangkal dan terlupakan.
memang pada dasarnya, dia dan mereka semua sama saja. pasti akan ada waktu menangisi pertemuan itu. lalu kemudian melupakannya dan kembali menjadi batu tanpa kekasih. tapi untuk sekali ini, aku ingin menikmati rasa tanpa tandingannya ini. mencoba membayangkan bercinta dengannya di bawah langit warna kejora. tertawa sampai habis suara ditelan gemuruh ombak tepi laut. atau meneruskan kebutaan kita tentang satu sama lain.
keajaiban dalam menyukai waktu bersamamu adalah warna yang tak pernah bisa pudar itu. yang melekat di kaos hitamku dan baunya yang mencekik segala macam rasa di bawah leher. menimbulkan rindu di kala hujan sore hari datang beruntun lalu menghilang diam-diam. malam-malam yang pernah kita lewati tanpa seorang pun tahu kita telah telanjang dalam angkasa yang menghitam. semuanya berpusar kembali kepada warna warni yang tumpah tanpa aturan di atas kaos hitamku yang menggambarkan bentukmu...
sayang
sekali ingin kupanggil kau
dan kembali mengajakmu terjaga di pagi-pagi yang melelahkan
tapi kini matahariku telah bersinar
menghempasmu ke dunia dimana kita masing-masing tidak saling kenal
segelas tawa dan sekotak penuh tentang kamu masih di sini, sekalipun dimensi ini telah melarang kita bertemu
aku belum mau mengakhiri tulisan panjang tentang semua ini
nyatanya memang sudah selesai
memang pada dasarnya, dia dan mereka semua sama saja. pasti akan ada waktu menangisi pertemuan itu. lalu kemudian melupakannya dan kembali menjadi batu tanpa kekasih. tapi untuk sekali ini, aku ingin menikmati rasa tanpa tandingannya ini. mencoba membayangkan bercinta dengannya di bawah langit warna kejora. tertawa sampai habis suara ditelan gemuruh ombak tepi laut. atau meneruskan kebutaan kita tentang satu sama lain.
keajaiban dalam menyukai waktu bersamamu adalah warna yang tak pernah bisa pudar itu. yang melekat di kaos hitamku dan baunya yang mencekik segala macam rasa di bawah leher. menimbulkan rindu di kala hujan sore hari datang beruntun lalu menghilang diam-diam. malam-malam yang pernah kita lewati tanpa seorang pun tahu kita telah telanjang dalam angkasa yang menghitam. semuanya berpusar kembali kepada warna warni yang tumpah tanpa aturan di atas kaos hitamku yang menggambarkan bentukmu...
sayang
sekali ingin kupanggil kau
dan kembali mengajakmu terjaga di pagi-pagi yang melelahkan
tapi kini matahariku telah bersinar
menghempasmu ke dunia dimana kita masing-masing tidak saling kenal
segelas tawa dan sekotak penuh tentang kamu masih di sini, sekalipun dimensi ini telah melarang kita bertemu
aku belum mau mengakhiri tulisan panjang tentang semua ini
nyatanya memang sudah selesai
Diposting oleh
beckybec
di
17.20
seperti inikah rasanya menghilang ditelan sepi
setelah sekian abad bersahabat dengan keramaian
menjadi linglung bersama sepi
tidak terbiasa menari tanpa alunan
menyanyi tanpa genderang
menghilang aku menghilang semakin dalam ditelan sunyi
padahal dulu aku mengenal ribuan jenis warna
yang kubiarkan terbentang di langitku yang kelabu
menangis aku menangisi keramaian yang seolah semakin cepat berlari meninggalkan
panggung itu telah kosong
dengan segala isinya menyublim
beserta tawa dan tangis yang pernah kita sumbangkan
menghilang aku menghilang ditelan bulat-bulat oleh sepi
tertindas dalam kelam
karena kita telah menjadi kamu dan dia
setelah sekian abad bersahabat dengan keramaian
menjadi linglung bersama sepi
tidak terbiasa menari tanpa alunan
menyanyi tanpa genderang
menghilang aku menghilang semakin dalam ditelan sunyi
padahal dulu aku mengenal ribuan jenis warna
yang kubiarkan terbentang di langitku yang kelabu
menangis aku menangisi keramaian yang seolah semakin cepat berlari meninggalkan
panggung itu telah kosong
dengan segala isinya menyublim
beserta tawa dan tangis yang pernah kita sumbangkan
menghilang aku menghilang ditelan bulat-bulat oleh sepi
tertindas dalam kelam
karena kita telah menjadi kamu dan dia
Diposting oleh
beckybec
di
07.31
BAGAIMANA INI?
TOLOOOONG
hati saya sakit lagi
rasanya nyeri tidak terperi
ingin mati
meninggalkan perih
TOLOOOOOOONG
saya tidak akan bertahan lagi
dalam sakit macam begini
lebih baik saya menyendiri
tanpa hati
tolong
kembalikan waktu dimana saya masih bisa menangani hati dengan narasi di dalam pikiran
hati saya sakit lagi
rasanya nyeri tidak terperi
ingin mati
meninggalkan perih
TOLOOOOOOONG
saya tidak akan bertahan lagi
dalam sakit macam begini
lebih baik saya menyendiri
tanpa hati
tolong
kembalikan waktu dimana saya masih bisa menangani hati dengan narasi di dalam pikiran
Diposting oleh
beckybec
di
07.26
title-less
rasanya baru semenit lalu kita berhenti,saling berpandangan dan berjabat tangan. baru sekian detik lalu aku dengar suaramu memanggil namaku dalam tiap kalimat yang kau buat. baru...baru saja. dan kini waktu menghantar aku pada tiang pembatas "sampai jumpa"
haruskah berhenti?
atau kita terus lanjut saja,sampai ke tempat dimana kita sendiri kelelahan untuk meneruskan
atau membiarkannya di sini dan tertinggal menjadi yang terindah
yang tidak terbawa pada arus
dan menjaga bentuknya seperti sedia kala
haruskah berhenti?
atau kita terus lanjut saja,sampai ke tempat dimana kita sendiri kelelahan untuk meneruskan
atau membiarkannya di sini dan tertinggal menjadi yang terindah
yang tidak terbawa pada arus
dan menjaga bentuknya seperti sedia kala
Diposting oleh
beckybec
di
07.19
Selasa, 19 Januari 2010
balada biru pt.1
bagaimana aku harus menghapus
warna hitam yang memaku wajahmu
melelahkan dua bola mata
yang terbenam dalam duka
hitam pekat yang memakan hidung bibir dan dagumu
dimana harus kuletakan ciuman selamat malam
jika hitam merenggut mereka
telah kutuangkan simfoni warna langit
di sekitar tengkukmu
sebab aku ingin tahu,sayang
kuk apa yang mengeluarkan warna hitam
hingga senyummu untukku hilang dihapusnya
hitam pergilah
tinggalkan kekasihku dalam kesukaannya
biarkan ia tersenyum
dan bersenang-senang dalam simfoni
aku dan dia
warna hitam yang memaku wajahmu
melelahkan dua bola mata
yang terbenam dalam duka
hitam pekat yang memakan hidung bibir dan dagumu
dimana harus kuletakan ciuman selamat malam
jika hitam merenggut mereka
telah kutuangkan simfoni warna langit
di sekitar tengkukmu
sebab aku ingin tahu,sayang
kuk apa yang mengeluarkan warna hitam
hingga senyummu untukku hilang dihapusnya
hitam pergilah
tinggalkan kekasihku dalam kesukaannya
biarkan ia tersenyum
dan bersenang-senang dalam simfoni
aku dan dia
Diposting oleh
beckybec
di
18.41
Langganan:
Postingan (Atom)






