gypsy man,
saya bersila tinggi di atas gunung
mencuri dengar manusia
mencuri lihat surga
tinggi
Minggu, 26 Juni 2011
Diposting oleh
beckybec
di
00.50
Selasa, 21 Juni 2011
tapi kita malas beranjak
dinding ikut bicara
jendela ikut menari
dan daun pintu yang menempel erat tiba-tiba membunyikan engselnya
separuh duni lewat begitu saja
dinding ikut bicara
jendela ikut menari
dan daun pintu yang menempel erat tiba-tiba membunyikan engselnya
separuh duni lewat begitu saja
Diposting oleh
beckybec
di
07.25
jam menunjukkan pukul>>>
masa adalah kondisi yang tentatif
bergerak
tidak kenal akrab tak akrab
meninggalkan siapa pun yang tidak berotasi di dalamnya
masa adalah ketika tawaku terganti
masa adalah ketika airmata dikenali dalam botol champagne
ketika melihat kaca
dan tak satu raut pun mampu dibaca jejaknya
masa adalah ketika kita menyadari
"semua berputar dan aku tertinggal di waktu lampau"
bergerak
tidak kenal akrab tak akrab
meninggalkan siapa pun yang tidak berotasi di dalamnya
masa adalah ketika tawaku terganti
masa adalah ketika airmata dikenali dalam botol champagne
ketika melihat kaca
dan tak satu raut pun mampu dibaca jejaknya
masa adalah ketika kita menyadari
"semua berputar dan aku tertinggal di waktu lampau"
Diposting oleh
beckybec
di
07.06
Selasa, 07 Juni 2011
orang Bungkuk ini berharap...
pernah terpikir untuk menghasut Tuhan mengganti kelaminmu?
pernah terpikir menghasut Tuhan untuk menghalau musuhmu?
pernah, saya pernah.
saya tidak bisa berdamai dengan kewanitaan ini.
tidak bisa juga berhenti iri dengan pria yang lahir begitu merdeka.
baik.
ini akan jadi tulisan keluh kesah yang menarik untuk dicaci.
mari berhenti.
saya terpikir menghasut Tuhan,ketika saya sadar...Tuhan menghasut orangtua sayauntuk menghadirkan saya.AH!
Diposting oleh
beckybec
di
10.43
Senin, 06 Juni 2011
sepagi ini bicara melantur
ada kaca yang tak bermataada mata yang tak berairtapi mataku,berkaca-kacapecah menjadi air
Diposting oleh
beckybec
di
20.44
apalah arti nama ketika semua kita ukur dari rasa
1 : bisakah kita tak berpelukan malam ini?
2 : kenapa?
1 : jika lupa bagaimana rasanya dalam pelukan, aku takkan merindunya
2 : kenapa harus merindu, jika memiliki?
1 : karena ternyata dunia ini cuma kontrakan. suatu waktu harus dikembalikan. bukan kita yang punya
2 : sedih... tapi biarlah aku memeluk. setidaknya, yang bukan dimiliki tak berarti tak boleh disayang, kan?
Diposting oleh
beckybec
di
20.40
ketika nanti aku melambai, kau harus tahu bagaimana mengganti roda
ada roda yang berputar,
menjadi penanda waktu kebahagiaan
selama roda masih berputar
artinya
masih ada jalan yang harus dilalui
ketika nanti roda itu berhenti
satu di atas,
satu sisi di bawah mencium tanah
aku tahu jalan telah habis
seperti juga waktu yang berserakan dari jam pasir
ada roda yang berputar,
memberikan sedikit lagi detak di jantung
sedikit tempat untuk merindu
dan jalan untuk bersama.
roda ini takkan berputar selamanya
roda ini
roda ini
roda ini
roda ini
roda ini
hanya waktu. yang menahan langkah. mendekap kita
Diposting oleh
beckybec
di
20.33
10.32
gambar ruang putih yang miring
simetris
di sela-sela udara yang masuk dari celah langit-langit buta,
ada bayangan gerhana yang lupa
lupa arah kembali ke atas
masuk dalam ruang putih miring
menggambar gelap di antara berkas cahaya
terkurung ia dalam imajinya sendiri,
tentang rumah
tentang dambanya akan pelukan
terkungkung tertawa,
menikmati rantai yang menahan lari
ada bunyi kaca yang dijentikkan perlahan
diadu dengan logam mengkilat
mengisi sepi dengan tarian yang lumpuh
ah,
andai aku burung
ruang putih miring
langit-langit, pintu masuk gerhana
kaca yang merefleksikan sepi,
biar semua kuhalau
dan pergi ke atas
menuju terang yang paling bersinar
Diposting oleh
beckybec
di
20.27
Rabu, 11 Mei 2011
tulisan tangan di tepi sungai
jangan memandangku prabu, pangku aku...rengkuh aku
jangan memujiku prabu, tapi bersumpahlah untuk tak melanggar sumpah
jangan memalingkan muka
jangan berhenti merindu
jangan lupa tatap dewabrata, kan kau temukan aku
jangan mencintai perempuan itu,
seperti kau inginkan aku
duh, dewa
andai ibumu dapat kembali menjadi manusia
persatuan kita akan abadi
Gangga, dalam penjelmaan kesekian
Diposting oleh
beckybec
di
07.35
Selasa, 10 Mei 2011
give me no love
and i will be perfectly fine.
give me no heart,
i am okay.
i am feeling-less...
-becsingtheblue-
Diposting oleh
beckybec
di
01.23
hentikan aku
dari membuat rangkaian cinta di atas cerita
hentikan aku
dari karakter itu yang diam-diam merasuk
membunuh aku yang paling aku.
dari membuat rangkaian cinta di atas cerita
hentikan aku
dari karakter itu yang diam-diam merasuk
membunuh aku yang paling aku.
Diposting oleh
beckybec
di
01.00
apakah harus kutukar semangatku,
dengan sumpah yang mencekik leher
demi pertemuan dengan pemuja yang hilang?
Diposting oleh
beckybec
di
00.54
dari kahyangan, tangis itu menjelma api
ada yang sedang menari,
di antara ribuan kata.
mengamuk dan mencari,
kekasihnya yang hilang di rintih malam...
jika sumpah adalah janji,
dan janji adalah hutang yang harus dibayar
bisakah cinta menawarnya?
mengapa nasib bhisma mengganas?
mengapa ia harus bersumpah lantas merana?
apa karena ibunya,
dewi gangga
merana oleh sumpah yang terucap Sentanu
mereka,
dewi dan pemujanya
berpisah karena sumpah dilanggar
karena Sentanu yang bersumpah takkan melarang apapun yang dilakukan gangga,
mencegah Gangga membuang bayi terakhirnya, Dewabarata-Bhisma
apakah salah jika sumpah dilanggar demi sesuatu yang dicinta?
melanggar sumpah supaya amba dapat bersatu dengan bhisma
melanggar sumpah supaya bhisma tetap hidup dan dewi gangga tak perlu lagi menjelma dewi?
ada yang sedang menari
di antara ribuan obor
bertopeng kayu,
memanggul bisu
hanya dalang yang mampu bicara...
apakah nasib mereka harus terus diceritakan tanpa bisa dipilih?
Dewi dan pemujanya,
bersemayam dalam kisah
Dewi yang mencintai dengan keterbatasan waktu
hanya mampu menari
menyesakkan pedih ke lubuk hati
sampai kembali,
manusia merintih.pilu
anakku,
tak kenal
diriku lagi
apakah bhisma bernasib buruk karena ibunya?
apakah bhisma dan dewi gangga adalah repetisi yang tak serupa?
Diposting oleh
beckybec
di
00.14
Minggu, 01 Mei 2011
maha tahu, anda?
saya bukan tak berTuhan
saya hanya telanjang ketika menemuiNya
saya hanya tidak bernama ketika menyebut namaNya
saya hanya tak memasang label ketika mencintaiNya
saya hanya penganggum ke-MahaTuhan-anNya
yang (sayangnya) tak suka beragama.
sehingga mereka yang merasa telah sempurna menjumpai Tuhannya,
mencemooh saya dan bilang
"kafir"
"itu si murtad"
untungnya, saya tak perlu kata-kata mereka untuk merasakan Tuhan saya
saya tak butuh pengakuan mereka untuk jadi beriman.
-saya berTuhan, sayangnya tak beragama-
saya hanya telanjang ketika menemuiNya
saya hanya tidak bernama ketika menyebut namaNya
saya hanya tak memasang label ketika mencintaiNya
saya hanya penganggum ke-MahaTuhan-anNya
yang (sayangnya) tak suka beragama.
sehingga mereka yang merasa telah sempurna menjumpai Tuhannya,
mencemooh saya dan bilang
"kafir"
"itu si murtad"
untungnya, saya tak perlu kata-kata mereka untuk merasakan Tuhan saya
saya tak butuh pengakuan mereka untuk jadi beriman.
-saya berTuhan, sayangnya tak beragama-
Diposting oleh
beckybec
di
09.51
ada tubuh di balik tinja
mereka, manusia yang sederhana,
dalam pikirnya berpikir tentang manusia lain
manusia lain yang lupa memikirkan mereka.
luar biasa.
manusia-manusia yang keluar masuk pintu
berdiri di depan kaca, tidak ikut bercermin.
manusia berseragam
dengan tubuh yang berlomba lelah
tangkai berrambut di tangan
bergerak perlahan ke kiri kanan,
menghapus bau busuk sisa keserakahan manusia yang mereka pikirkan.
saat kutegur,
lamunan mereka buyar dan tumpah dalam tatapan
"yang ini sedang dibersihkan,mba. wc sebelah sana kosong."
mereka. manusia yang sederhana. manusia yang sederhana dalam bertindak. sederhana dipandang. namun melakukan pekerjaan yang tak sederhana...
dalam pikirnya berpikir tentang manusia lain
manusia lain yang lupa memikirkan mereka.
luar biasa.
manusia-manusia yang keluar masuk pintu
berdiri di depan kaca, tidak ikut bercermin.
manusia berseragam
dengan tubuh yang berlomba lelah
tangkai berrambut di tangan
bergerak perlahan ke kiri kanan,
menghapus bau busuk sisa keserakahan manusia yang mereka pikirkan.
saat kutegur,
lamunan mereka buyar dan tumpah dalam tatapan
"yang ini sedang dibersihkan,mba. wc sebelah sana kosong."
mereka. manusia yang sederhana. manusia yang sederhana dalam bertindak. sederhana dipandang. namun melakukan pekerjaan yang tak sederhana...
Diposting oleh
beckybec
di
09.46
ketika generasi kami sakau
kugali lubang kuburku
tapi bukan untuk besok
kugali tanah agar istirahatku tenang
supaya persatuan tubuhku dengan sumbernya
abadi
tapi bukan untuk besok
bukan besok,
aku letakan kepala dan beristirahat
bukan besok atau lusa,
aku akan menghapus mimpi
dan bersatu dengan keabadian.
bukan.
kugali lubang kuburku,
supaya aku makin cemas,
waktuku tidak banyak.
tapi bukan untuk besok
kugali tanah agar istirahatku tenang
supaya persatuan tubuhku dengan sumbernya
abadi
tapi bukan untuk besok
bukan besok,
aku letakan kepala dan beristirahat
bukan besok atau lusa,
aku akan menghapus mimpi
dan bersatu dengan keabadian.
bukan.
kugali lubang kuburku,
supaya aku makin cemas,
waktuku tidak banyak.
Diposting oleh
beckybec
di
09.05
Kamis, 21 April 2011
Jumat(an)
kita semua,
pergi ke kampus, ke kantor, ke sekolah, ke toko, ke pasar, ke tempat-tempat itu
hanya untuk menyalibkannya
setiap hari
kita semua,
berdoa dengan keraguan, pamrih, egois, sarkastik, sinis, dan seribu satu rasa curiga
hanya untuk menyalibkannya
di setiap kata
kita semua,
tak terkecuali.
berjubah atau tidak berbusana
berdoa atau membunuh
menolong atau mengumpat
kita adalah orang-orang yang mendera Tuhan
yang menggugat kekuasaanNya
dengan pertanyaan bodoh seperti :
JIKA ENGKAU BENAR ADA, BISAKAH KAU TUNJUKKAN DIRIMU?
(hanya dengan kata yang berbeda)
Dia tidak perlu doa kita
Dia tidak perlu kebaikan kita
Dia tidak perlu apa yang kita anggap sebagai pembelaan iman
Dia perlu kita,
berjaga
berjaga dengan hati yang percaya (amin)
pergi ke kampus, ke kantor, ke sekolah, ke toko, ke pasar, ke tempat-tempat itu
hanya untuk menyalibkannya
setiap hari
kita semua,
berdoa dengan keraguan, pamrih, egois, sarkastik, sinis, dan seribu satu rasa curiga
hanya untuk menyalibkannya
di setiap kata
kita semua,
tak terkecuali.
berjubah atau tidak berbusana
berdoa atau membunuh
menolong atau mengumpat
kita adalah orang-orang yang mendera Tuhan
yang menggugat kekuasaanNya
dengan pertanyaan bodoh seperti :
JIKA ENGKAU BENAR ADA, BISAKAH KAU TUNJUKKAN DIRIMU?
(hanya dengan kata yang berbeda)
Dia tidak perlu doa kita
Dia tidak perlu kebaikan kita
Dia tidak perlu apa yang kita anggap sebagai pembelaan iman
Dia perlu kita,
berjaga
berjaga dengan hati yang percaya (amin)
Diposting oleh
beckybec
di
22.12
kenapa mereka kelu saat bersamaku?
apakah karena aku gila kata?
atau kejujuran mereka adalah kesunyian itu.
Diposting oleh
beckybec
di
11.21
matahari pada bulan
aku kekasih yang cemburu
yang membakar langit tempatmu berteduh
yang membinasakan bola mata dengan tatap harap padamu
aku si pencemburu
aku memburu angin yang mengganggu pola langkahmu
dan menebarkan palang untuk menjagamu
aku pencemburu yang cemburu
namun tanpa daya
aku pencemburu yang kalah oleh waktu
aku pencemburu yang kalah oleh kualitas superior
aku pencemburu,
tapi aku juga kekasih
yang mendamba kamu (titik)
yang membakar langit tempatmu berteduh
yang membinasakan bola mata dengan tatap harap padamu
aku si pencemburu
aku memburu angin yang mengganggu pola langkahmu
dan menebarkan palang untuk menjagamu
aku pencemburu yang cemburu
namun tanpa daya
aku pencemburu yang kalah oleh waktu
aku pencemburu yang kalah oleh kualitas superior
aku pencemburu,
tapi aku juga kekasih
yang mendamba kamu (titik)
Diposting oleh
beckybec
di
11.14
Minggu, 17 April 2011
mengapa rasanya pedih sekali berdamai dengan diri sendiri?
memaafkan keterbatasan diri sendiri,
memaklumi ketidakmampuan diri sendiri,
menerima kekurangan diri sendiri,
mengapa rasanya pedih mengerti itu semua?
mengapa minggu sore ini,
lewat dengan ironisnya
dengan hujan yang mengiring
serta kecemasan yang berdiri di antara kita.
aku ingin tahu,
bagaimana berdamai dengan keterbatasanku menerima aku?
memaafkan keterbatasan diri sendiri,
memaklumi ketidakmampuan diri sendiri,
menerima kekurangan diri sendiri,
mengapa rasanya pedih mengerti itu semua?
mengapa minggu sore ini,
lewat dengan ironisnya
dengan hujan yang mengiring
serta kecemasan yang berdiri di antara kita.
aku ingin tahu,
bagaimana berdamai dengan keterbatasanku menerima aku?
Diposting oleh
beckybec
di
05.50
di usiaku yang muda
aku diberkahi tangan yang menggapai ujung berkas matahari
diberkahi kaki yang berlari berdampingan dengan angin
mata dan telinga yang seirama menangkap indahnnya hari
bibir yang menyanyikan kata
di usiaku yang muda,
aku terlahir beruntung
terlahir mudah dalam hidup
terlahir bahagia
di usiaku yang muda,
aku menginginkan semua berhenti lebih awal
sebab
di balik tubuhku yang sempurna...
hatiku yang kerdil tak sanggup mencintai mereka bersamaan.
aku diberkahi tangan yang menggapai ujung berkas matahari
diberkahi kaki yang berlari berdampingan dengan angin
mata dan telinga yang seirama menangkap indahnnya hari
bibir yang menyanyikan kata
di usiaku yang muda,
aku terlahir beruntung
terlahir mudah dalam hidup
terlahir bahagia
di usiaku yang muda,
aku menginginkan semua berhenti lebih awal
sebab
di balik tubuhku yang sempurna...
hatiku yang kerdil tak sanggup mencintai mereka bersamaan.
Diposting oleh
beckybec
di
05.39
sekitar timur yang berseri
kucium bau yang mengudara pagi ini,
anyir darah merah
berjalan di tepian ranjang
meninggalkan keceriaan di bawah purnama
jika tak sempat aku selamatkan bibir dari darah yang membanjir,
ijinkan aku berbisik demikian.sekian.
anyir darah merah
berjalan di tepian ranjang
meninggalkan keceriaan di bawah purnama
jika tak sempat aku selamatkan bibir dari darah yang membanjir,
perasaanku jarang kita bicarakan
tapi tindakanku
melukiskan semua yang sanggup hati rasakan
ijinkan aku berbisik demikian.sekian.
Diposting oleh
beckybec
di
05.31
Rabu, 09 Maret 2011
monolog tua
bicara apa kau nak?
usia berapa kau nak?
berani cerita tentaang kematian?
aku yang hampir mencapai penghabisan,
ingin memutar badan dan berlari menjauh dari garis akhir
apa yang kau buat nak?
untuk siapa kau buat bahagia nak?
siapa yang ingat kau saat pergi kelak?
jika tak ada satu pun pertanyaan ini yang jumlahnya lebih sejuta,
maka lupakanlah mati
bukankah hidup diberi masa muda untuk hidup?
mengapa anak muda banyak ingin mati
seperti tahu apa yang akan diperbuat nanti ketika mati.
hidup lebih mudah.
sudah punya kuping.
punya mata.
punya mulut
otak juga kalau ada
hati kalau memang punya rasa.
gampang
jalan saja dengan perangkat yang ada...
hidup lebih mudah
jangan mati dulu, anak-anak muda
usia berapa kau nak?
berani cerita tentaang kematian?
aku yang hampir mencapai penghabisan,
ingin memutar badan dan berlari menjauh dari garis akhir
apa yang kau buat nak?
untuk siapa kau buat bahagia nak?
siapa yang ingat kau saat pergi kelak?
jika tak ada satu pun pertanyaan ini yang jumlahnya lebih sejuta,
maka lupakanlah mati
bukankah hidup diberi masa muda untuk hidup?
mengapa anak muda banyak ingin mati
seperti tahu apa yang akan diperbuat nanti ketika mati.
hidup lebih mudah.
sudah punya kuping.
punya mata.
punya mulut
otak juga kalau ada
hati kalau memang punya rasa.
gampang
jalan saja dengan perangkat yang ada...
hidup lebih mudah
jangan mati dulu, anak-anak muda
Diposting oleh
beckybec
di
11.25
Minggu, 20 Februari 2011
untuk yang selalu menungguku pulang
Seorang ayah,
Menanti dengan wajah termenung
Keheranan menatap jarum jam di dinding
Ia bertanya-tanya,
"Mengapa jarum jam itu bergerak sangat cepat,hingga malam hampir berlalu. Tapi mengapa kaki anakku tak juga tiba di depan rumah ini?"
Dalam doa yang paling dalam,
Kuselipkan namamu,ayah.
Agar mereka yang mendengar doaku
Dapat berkata padamu
Betapa aku ingin segera pulang,malam ini
*sambil menangis pada sepi,aku pandangi foto kita di karosel dengan tawa bahagia
Menanti dengan wajah termenung
Keheranan menatap jarum jam di dinding
Ia bertanya-tanya,
"Mengapa jarum jam itu bergerak sangat cepat,hingga malam hampir berlalu. Tapi mengapa kaki anakku tak juga tiba di depan rumah ini?"
Dalam doa yang paling dalam,
Kuselipkan namamu,ayah.
Agar mereka yang mendengar doaku
Dapat berkata padamu
Betapa aku ingin segera pulang,malam ini
*sambil menangis pada sepi,aku pandangi foto kita di karosel dengan tawa bahagia
Diposting oleh
beckybec
di
08.24
Sabtu, 19 Februari 2011
Dan ketika pagi datang,
Yang mau kudekap selamanya adalah malam
Dalam warna pekatnya
Aku bersembunyi
Di antara awan yang berarak,hitam
Malam
Aku jatuh hati (lagi)
Yang mau kudekap selamanya adalah malam
Dalam warna pekatnya
Aku bersembunyi
Di antara awan yang berarak,hitam
Malam
Aku jatuh hati (lagi)
Diposting oleh
beckybec
di
14.40
Sabtu, 12 Februari 2011
ketika ada kata lalu nada
Ketika kata dan nada yang bercinta,
Angin pun tak berani mengusik
Membiarkan mereka bergulat dalam hangatnya jalan setelah gerimis berbaris
Ketika kata dan nada bercinta
Senyap seketika suara-suara sumbang
Tak mau memisahkan cumbu kata dalam nada
Ketika kata dan nada bercinta,
Kehidupan seolah bernyanyi di balik layar
Manusia menjadi penonton
Tuhan jadi saksi
Semesta berhenti berotasi
Langit menghitung desah nada yang melayang di udara
Dan,
Ketika nada dan kata bercinta
Matahari bersembunyi
Malam semakin panjang
Orkes dimulai
Nada dan kata yang bercinta
Angin pun tak berani mengusik
Membiarkan mereka bergulat dalam hangatnya jalan setelah gerimis berbaris
Ketika kata dan nada bercinta
Senyap seketika suara-suara sumbang
Tak mau memisahkan cumbu kata dalam nada
Ketika kata dan nada bercinta,
Kehidupan seolah bernyanyi di balik layar
Manusia menjadi penonton
Tuhan jadi saksi
Semesta berhenti berotasi
Langit menghitung desah nada yang melayang di udara
Dan,
Ketika nada dan kata bercinta
Matahari bersembunyi
Malam semakin panjang
Orkes dimulai
Nada dan kata yang bercinta
Diposting oleh
beckybec
di
06.59
Senin, 07 Februari 2011
ketika kita (nantinya) harus kembali logis
Malam ini sendu sekali suasananya. Dari pagi awan kelabu seperti enggan berpindah tempat.langit jadi sayu dan kuyup. Ditambah derai hujan yang menembus sampai ke bawah tanah. Duka tampaknya hadir dalam berbagai bentuk. Sama seperti sendu di langit. Tidak perlu langit malam untuk membuatnya,bisa juga pagi yang mengantar.senja pun bisa mencairkan warnanya dan bergradasi menghitam...
Duka, dalam definis saya adalah kondisi dimana kita tidak bisa atau bisa namun sulit merasakan bahagia karena tidak mendapat yg kita butuhkan dan kita mau dalam satu kotak. Duka adalah rasa yang meliputi ketidakpuasan, ketidakberdayaan, dan keputusasaan. Hari ini saya tidak merasa tidak puas, tidak juga merasa tidak berdaya atau putus asa. Tetapi ada duka di selipan hati saya. Kali ini duka mampir di dalam kotak tawa,kotak kebahagiaan. Pernah merasa mendapatkan sebuah hadiah yang disukai (tidak peduli butuh atau tidak) yang sebenarnya hadiah itu tidak pernah kita bayangkan? Bagaimana rasanya mendapat hadiah yang sebegitu menyenangkannya? Kita mendapat hadiah yang tidak kita inginkan saja senang apalagi hadiah yang PAS. Lalu bagaimana jika kita tahu hadiah itu punya masa kadarluasa kepemilikan? Nanti,di tanggal dan bulan tertentu hadiah itu bukan milik kita lagi. Apa rasanya? Bagi saya itu duka dalam bentuk yang berbeda.
Kau,
Butiran pasir yang dihantar angin sampai ke tanganku
Yang meresap di sela-sela jari
Mengisi.
Suatu saat akan kembali ke pantai
Meninggalkan ruang yang pernah kau isi
Sepi
Maka hari ini,dengan segenap keterbatasan yang menanti kita di ujung persimpangan jalan,aku katakan hari ini kita dan esok adalah selipan harap dalam doa. Selamat tidur,P
Duka, dalam definis saya adalah kondisi dimana kita tidak bisa atau bisa namun sulit merasakan bahagia karena tidak mendapat yg kita butuhkan dan kita mau dalam satu kotak. Duka adalah rasa yang meliputi ketidakpuasan, ketidakberdayaan, dan keputusasaan. Hari ini saya tidak merasa tidak puas, tidak juga merasa tidak berdaya atau putus asa. Tetapi ada duka di selipan hati saya. Kali ini duka mampir di dalam kotak tawa,kotak kebahagiaan. Pernah merasa mendapatkan sebuah hadiah yang disukai (tidak peduli butuh atau tidak) yang sebenarnya hadiah itu tidak pernah kita bayangkan? Bagaimana rasanya mendapat hadiah yang sebegitu menyenangkannya? Kita mendapat hadiah yang tidak kita inginkan saja senang apalagi hadiah yang PAS. Lalu bagaimana jika kita tahu hadiah itu punya masa kadarluasa kepemilikan? Nanti,di tanggal dan bulan tertentu hadiah itu bukan milik kita lagi. Apa rasanya? Bagi saya itu duka dalam bentuk yang berbeda.
Kau,
Butiran pasir yang dihantar angin sampai ke tanganku
Yang meresap di sela-sela jari
Mengisi.
Suatu saat akan kembali ke pantai
Meninggalkan ruang yang pernah kau isi
Sepi
Maka hari ini,dengan segenap keterbatasan yang menanti kita di ujung persimpangan jalan,aku katakan hari ini kita dan esok adalah selipan harap dalam doa. Selamat tidur,P
Diposting oleh
beckybec
di
08.38
Jumat, 04 Februari 2011
antara lapar yang kontradiktif
manusia lapar.
perut kosong.
biasanya berhenti bicara.
menghemat tenaga, untuk bernafas.
menghemat nafas, untuk hidup.
manusia yang kosong.
biasanya bicara banyak.
tidak menghemat apapun.
sebab tidak takut kehilangan apapun.
namanya juga kosong.
mengapa untuk masalah ini,
manusia kontradiktif?
mengapa antara otak dan perut,
manusia tidak bisa biarkan sama aturannya.
berhematlah jika tak punya banyak,
agar bertahan sampai akhir
perut kosong.
biasanya berhenti bicara.
menghemat tenaga, untuk bernafas.
menghemat nafas, untuk hidup.
manusia yang kosong.
biasanya bicara banyak.
tidak menghemat apapun.
sebab tidak takut kehilangan apapun.
namanya juga kosong.
mengapa untuk masalah ini,
manusia kontradiktif?
mengapa antara otak dan perut,
manusia tidak bisa biarkan sama aturannya.
berhematlah jika tak punya banyak,
agar bertahan sampai akhir
Diposting oleh
beckybec
di
10.06
Senin, 31 Januari 2011
Sepi adalah oksigen
Yang menyembuhkan sel sel dalam tubuh
Menghidupkan semangat yang remuk
Dan meredam dendam
Sepi adalah senyawa yang memberi nyawa
Sepi (bukan kesepian) adalah anugerah
Untuk kita bisa merasakan kita seutuhnya
Tanpa berbagi
Tanpa berkurang rasanya...
Yang menyembuhkan sel sel dalam tubuh
Menghidupkan semangat yang remuk
Dan meredam dendam
Sepi adalah senyawa yang memberi nyawa
Sepi (bukan kesepian) adalah anugerah
Untuk kita bisa merasakan kita seutuhnya
Tanpa berbagi
Tanpa berkurang rasanya...
Diposting oleh
beckybec
di
11.13
Kesalahan adalah sebuah jawaban yg kebenaran di dalamnya masih tertunda.
Tidak adanya keinginan untuk terus mencari kesempurnaan dalam jawaban adalah kegagalan.
Dan setiap manusia rasanya berhenti di sana. Setiap kali mereka merasa menemukan sebuah kesealahan, di sanalah dirinya akan berhenti. Memutar balik dan mengulang pertanyaan yang lain. Tidak akan ada kebenaran,tanpa sebuah kesalahan membuka jawabannya. Akankah kita merasa puas dengan kesalahan? Dengan jawaban yang cacat secara fisik? Kita terbiasa jatuh dalam alasan yang salah, lalu apakah kita akan berhenti? Suatu jawaban menjadi salah, saat kita tahu kebenarannya. Jadi mengapa terlalu takut untuk salah? Mengapa berhenti saat mata melihat kecacatan fisik situasi? Tidakkah ingin untuk memenangkan keadaan?
Tidak adanya keinginan untuk terus mencari kesempurnaan dalam jawaban adalah kegagalan.
Dan setiap manusia rasanya berhenti di sana. Setiap kali mereka merasa menemukan sebuah kesealahan, di sanalah dirinya akan berhenti. Memutar balik dan mengulang pertanyaan yang lain. Tidak akan ada kebenaran,tanpa sebuah kesalahan membuka jawabannya. Akankah kita merasa puas dengan kesalahan? Dengan jawaban yang cacat secara fisik? Kita terbiasa jatuh dalam alasan yang salah, lalu apakah kita akan berhenti? Suatu jawaban menjadi salah, saat kita tahu kebenarannya. Jadi mengapa terlalu takut untuk salah? Mengapa berhenti saat mata melihat kecacatan fisik situasi? Tidakkah ingin untuk memenangkan keadaan?
Diposting oleh
beckybec
di
00.52
boneka tali gantung
Hilang hilanglah pekat,
Yang menjebak kita dalam gulungan panjang tak berujung
Jangan biarkan kita jadi marionete
Sekalinya tali putus
Jadi kita tak bernyawa
Tanpa gerak
Marionete yang lucu
Masih bisa bergerak
Sampai pekat memutuskan tali tali nyawa
Yang menjebak kita dalam gulungan panjang tak berujung
Jangan biarkan kita jadi marionete
Sekalinya tali putus
Jadi kita tak bernyawa
Tanpa gerak
Marionete yang lucu
Masih bisa bergerak
Sampai pekat memutuskan tali tali nyawa
Diposting oleh
beckybec
di
00.05
Minggu, 30 Januari 2011
ruang hampa udara
Udara yang mengakrabkan diri,
Perlahan menjauh
Menyepi dari ruang terbuka
Melupakan kesukaannya mengitari tubuh.
Udara yang biasa akrab di dekat
Berlalu
Hingga rasanya dunia tak lagi segar
Tak berangin
Sesak
Udara pergi meninggalkan tempatnya
Tanpa basa basi
Telah tiada
Pernahkah hidup tanpa hirupan udara?
Perlahan menjauh
Menyepi dari ruang terbuka
Melupakan kesukaannya mengitari tubuh.
Udara yang biasa akrab di dekat
Berlalu
Hingga rasanya dunia tak lagi segar
Tak berangin
Sesak
Udara pergi meninggalkan tempatnya
Tanpa basa basi
Telah tiada
Pernahkah hidup tanpa hirupan udara?
Diposting oleh
beckybec
di
23.55
Minggu, 23 Januari 2011
mimpi untuk malam
Setelah lama menjelma menjadi gua batu yang dingin,
Mimpi menawarkan rumah kayu yang hangat
Dengan danau yang memagari
Sapuan matahari yang berseri.
Gua batu tempat persembunyian rasa,
Terasa hambar
Angin tak lagi bersahabat
Monolog malam mengingatkan pahitnya menyepi.
Rumah kayu tepi danau
Akankah kau bawa aku dia masuk
Menikmati malam lepas pagi
Menyusuri sore yang hangat
Mencair di batas waktu
Mimpi menawarkan rumah kayu yang hangat
Dengan danau yang memagari
Sapuan matahari yang berseri.
Gua batu tempat persembunyian rasa,
Terasa hambar
Angin tak lagi bersahabat
Monolog malam mengingatkan pahitnya menyepi.
Rumah kayu tepi danau
Akankah kau bawa aku dia masuk
Menikmati malam lepas pagi
Menyusuri sore yang hangat
Mencair di batas waktu
Diposting oleh
beckybec
di
10.47
Kamis, 13 Januari 2011
antara pagi buta dan senja...terbitlah cinta
pernahkah kau perhatikan,
kisah cinta paling sendu
adalah romansa matahari dan rembulan
kisah cinta paling sendu
adalah romansa matahari dan rembulan
di ambang gelap,
saat senja menjemput
rembulan muncul malu-malu tak bersinar
seperti tak ingin mengalahkan teriknya matahari
di antara gelap yang dingin
matahari menjelma menjadi pagi buta
menepis hangat untuk bersanding dengan rembulan
di garis keterbatasan waktu
mereka bercumbu
manusia memancangkan mereka
dari kekasih menjadi antonim
tanpa tanya rasa rindu mereka
ah jika rembulan boleh menjelma jadi sinar
dan matahari boleh membeku dengan teriknya
langit akan jadi rumah mereka
dan kita ramai-rami menyampaikan selamat
atas kebahagiaan yang semesta ciptakan
Diposting oleh
beckybec
di
08.12
Jumat, 07 Januari 2011
bahkan dalam jarak 200 meter pun,kau bukan milikku
Malam,
Yang dahulu selalu jadi ajang mesra kita menenun mimpi
Hari di malam ini,
Malam cuma jadi teror
Malam cuma jadi kamuflase kamu untuk bersandar dengan yang lain
Dengan sekarat yang tersisa,
Aku berusaha mendapatkan kembali logikaku
Mematikan denyut nadi dari hati...
Yang dahulu selalu jadi ajang mesra kita menenun mimpi
Hari di malam ini,
Malam cuma jadi teror
Malam cuma jadi kamuflase kamu untuk bersandar dengan yang lain
Dengan sekarat yang tersisa,
Aku berusaha mendapatkan kembali logikaku
Mematikan denyut nadi dari hati...
Diposting oleh
beckybec
di
15.57
Jumat, 31 Desember 2010
Ketika malam menculik kita,
Kita turut saja dalam permainannya
Bersembunyi di antara bayangan
Menjadi semu di bawah bulan yang merona
Mereka takkan temukan kita,
Sekalipun ingin
Yang bisa mereka lihat adalah malam
Penculik
Dengan pekatnya yang gagah
Memeluk kita
Kita turut saja dalam permainannya
Bersembunyi di antara bayangan
Menjadi semu di bawah bulan yang merona
Mereka takkan temukan kita,
Sekalipun ingin
Yang bisa mereka lihat adalah malam
Penculik
Dengan pekatnya yang gagah
Memeluk kita
Diposting oleh
beckybec
di
21.43
Rabu, 29 Desember 2010
malam, satu buah nyanyian.
suasana malam makin akrab di sekitar saya akhir-akhir ini. tidak tahu apa karena udaranya yang lembab begitu nyaman menyentuh kulit atau karena di antara malam rasanya semua disamarkan. antara sedih dan suka atau perih dan riang, rasa-rasanya mereka terasa kembar. begitukah malam caramu merayu kami untuk berselingkuh dari matahari? bulanmu menjelma jadi kawan baik yang tak lelah mendengar. ah, kalau tubuh tak harus berbusana...saya mungkin telah tenggelam di balik gelap, menari mengisi sangsi.
suasana malam kian dekat saja. tiba-tiba sudah tiba. tiba-tiba sudah lalu lagi.
suasana malam kian dekat saja. tiba-tiba sudah tiba. tiba-tiba sudah lalu lagi.
Diposting oleh
beckybec
di
09.41
Minggu, 26 Desember 2010
jawablah jika kau tahu
Tidak ada pijakan di antara pasir yang dicumbu lautan,
Hanya ombak yang menarik tubuh lebih dalam
Tenggelam
Saat kaki ingin mengikat di sela-sela butir pasir
Buih-buih menghilangkan daya
Ketidakpastian kaki berdiri di antara cumbuan laut pada tepian pantai,
Adalah ketakberdayaanku
Untuk Mengerti dimana seharusnya aku berdiri
haruskah kaki ini terus berdiri,
Atau lari
Saat tak ada tempat yang sanggup menahannya
Hanya ombak yang menarik tubuh lebih dalam
Tenggelam
Saat kaki ingin mengikat di sela-sela butir pasir
Buih-buih menghilangkan daya
Ketidakpastian kaki berdiri di antara cumbuan laut pada tepian pantai,
Adalah ketakberdayaanku
Untuk Mengerti dimana seharusnya aku berdiri
haruskah kaki ini terus berdiri,
Atau lari
Saat tak ada tempat yang sanggup menahannya
Diposting oleh
beckybec
di
20.26
bukankah membicarakan mereka adalah suatu hal paling percuma,
membicarakan mereka,
mereka yang tidak juga mengerti
keberadaan mereka di antara kita
adalah
polisi tidur,
memperlambat jalan
merusak kendaraan
membuat kita terhenti
ada tidak ada
kita tetap berjalan,
jadi lupakan
stop mereka!
membicarakan mereka,
mereka yang tidak juga mengerti
keberadaan mereka di antara kita
adalah
polisi tidur,
memperlambat jalan
merusak kendaraan
membuat kita terhenti
ada tidak ada
kita tetap berjalan,
jadi lupakan
stop mereka!
Diposting oleh
beckybec
di
06.51
untuk kamu, sensasi warna hitam
kamu cuma muncul sekelibat,
dalam cahaya paling gelap
dengan wajah murung melintasi lorong yang tak kalah redup warnanya
seperti berduka
dengan pakaian serba hitam
kamu berjalan
hingga sampai di ujung lorong
dimana kekuatan sepuluh ribu cahaya terkumpul
manusia berteriak histeris
kamu duduk tenang bersama hitam kebanggaanmu
aku heran,
walau hanya sekelibat munculnya kamu
magis menghipnotis
menyisakan sensasi paling hitam yang menggumpal
akankah kita bertemu lagi
di antara kepulan asap dan sinaran
yang warnanya tak kalah pekat
dengan rona hitam di matamu
rohku bilang,
kita segera bertemu
saat hitam mulai menyerang
menghabiskan tempat
terdesak.
dalam cahaya paling gelap
dengan wajah murung melintasi lorong yang tak kalah redup warnanya
seperti berduka
dengan pakaian serba hitam
kamu berjalan
hingga sampai di ujung lorong
dimana kekuatan sepuluh ribu cahaya terkumpul
manusia berteriak histeris
kamu duduk tenang bersama hitam kebanggaanmu
aku heran,
walau hanya sekelibat munculnya kamu
magis menghipnotis
menyisakan sensasi paling hitam yang menggumpal
akankah kita bertemu lagi
di antara kepulan asap dan sinaran
yang warnanya tak kalah pekat
dengan rona hitam di matamu
rohku bilang,
kita segera bertemu
saat hitam mulai menyerang
menghabiskan tempat
terdesak.
Diposting oleh
beckybec
di
06.29
Sabtu, 18 Desember 2010
kau curi malam dan sembunyikan ia
Aku harus katakan
Pada matahari yang selalu mencuri bulan dari singgasananya
Berhentilah
Sebelum lebih banyak lelaki bersembunyi di balik tanggungjawabnya
Dan wanita mengeluh tentang ini itu.
Sebab dalam cahaya bulan yang rasanya seperti susu itu,
Manusia bisa lebih akrab dengan dirinya,
Dengan jiwa yang ditinggal mati selepas hari menjemput.
Aku harus katakan ini sebab,
Aku mencintai terikmu
Tapi tidak untuk hari ini
Tidak, saat kusaksikan isak tangis bulan yang tersapu sinarmu
Pada matahari yang selalu mencuri bulan dari singgasananya
Berhentilah
Sebelum lebih banyak lelaki bersembunyi di balik tanggungjawabnya
Dan wanita mengeluh tentang ini itu.
Sebab dalam cahaya bulan yang rasanya seperti susu itu,
Manusia bisa lebih akrab dengan dirinya,
Dengan jiwa yang ditinggal mati selepas hari menjemput.
Aku harus katakan ini sebab,
Aku mencintai terikmu
Tapi tidak untuk hari ini
Tidak, saat kusaksikan isak tangis bulan yang tersapu sinarmu
Diposting oleh
beckybec
di
16.14
Minggu, 12 Desember 2010
cerita cinta tanpa jatuh cinta
sepertinya,
setelah hari-hari yang lalu tinggal jadi cerita
tirai itu akan saya singkap lebih sering
dan rindu akan sensasi bergerak-gerak di atas panggung jadi menggebu-gebu
musik akan menggoyang pikiran saya
lalu menularkannya ke syaraf-syaraf tubuh
ah,
masa dimana lampu sorot
tepuk tangan riuh
tawa yang membahana itu
pasti jadi cerita
jadi cerita cinta manis tanpa perlu patah hati
setelah hari-hari yang lalu tinggal jadi cerita
tirai itu akan saya singkap lebih sering
dan rindu akan sensasi bergerak-gerak di atas panggung jadi menggebu-gebu
musik akan menggoyang pikiran saya
lalu menularkannya ke syaraf-syaraf tubuh
ah,
masa dimana lampu sorot
tepuk tangan riuh
tawa yang membahana itu
pasti jadi cerita
jadi cerita cinta manis tanpa perlu patah hati
Diposting oleh
beckybec
di
18.10
permintaan maaf
saya rindu sekali
pada tawa yang akrab
pada cerita yang hangat
pada camilan dan minuman yang jadi teman
saya rindu sekali berada di sekitarmu dan bermimpi
kita mencipta dunia baru tanpa batasan
mungkin,
kata-kata saya berhenti di sini
tapi rindu adalah garis putus-putus yang sulit dihapus.
untuk teman yang jauh di seberang lautan
pada tawa yang akrab
pada cerita yang hangat
pada camilan dan minuman yang jadi teman
saya rindu sekali berada di sekitarmu dan bermimpi
kita mencipta dunia baru tanpa batasan
mungkin,
kata-kata saya berhenti di sini
tapi rindu adalah garis putus-putus yang sulit dihapus.
untuk teman yang jauh di seberang lautan
Diposting oleh
beckybec
di
09.12
Rabu, 08 Desember 2010
jika memang ruang ini adalah siksa
Kamu mendadak jadi batu es
Di ruang imajiku yang hangat.
Berubah beku,
Tanpa banyak senyum.
Sedih juga mengingat ruang imajiku yang hangat,
Ternyata malah membekukanmu
Tidak bisakah kau mencair di dalamnya,
Berteman dengan fiksi
Dengan duniaku yang tak ada bentuk,tak kenal sudut
Kita beda,
Aku tahu.
Aku tetap ingin tinggal di ruang ini
Jika kau benar tersiksa ikut tinggal di dalamnya,
Pulanglah
Ke hari-harimu yang nyata
Aku benci melambaikan tangan,
Terhina dengan ucapan selamat tinggal
Pergilah,
Saat aku lupa membuka mata
Di ruang imajiku yang hangat.
Berubah beku,
Tanpa banyak senyum.
Sedih juga mengingat ruang imajiku yang hangat,
Ternyata malah membekukanmu
Tidak bisakah kau mencair di dalamnya,
Berteman dengan fiksi
Dengan duniaku yang tak ada bentuk,tak kenal sudut
Kita beda,
Aku tahu.
Aku tetap ingin tinggal di ruang ini
Jika kau benar tersiksa ikut tinggal di dalamnya,
Pulanglah
Ke hari-harimu yang nyata
Aku benci melambaikan tangan,
Terhina dengan ucapan selamat tinggal
Pergilah,
Saat aku lupa membuka mata
Diposting oleh
beckybec
di
08.17
Kamis, 25 November 2010
jika memang mereka maha tahu,
tidakkah mereka lihat
luka yang sengaja mereka pahat
lalu dibusukkan begitu saja,
hingga baunya seperti bangkai?
jika memang mereka maha tahu,
beritahu aku
haruskah aku menjadi kamu untuk jatuh hati?
bau ini menyengat.
seperti rasa pilu yang tak sengaja aku hembuskan
Diposting oleh
beckybec
di
18.18
kau pikir semua itu kayu dan batu?
jangan tiup sisa-sisa hujan yang mengembun di jendela,
kau tak tahu
betapa besar sisa-sisa yang mengkristal ingin menyelinap masuk ke dalam
merengkuhmu menjadi air
jangan,
jangan kau hentikan caranya menyukaimu
cara sisa-sisa itu mengagumi gerak dan rupamu
mereka mencintai dalam bisu,
dalam rindu yang tak punya bentuk
jangan pikir sisa-sisa hujan tak punya rasa,
sekali tanganmu mengibas mereka lalu...
buyar sudah satu kehidupan.
kadang sisa-sisa hujan adalah aku
kadang kamulah dia, kamulah mereka
jangan gangu sisa-sisa hujan yang datang malam ini.
kau tak tahu
betapa besar sisa-sisa yang mengkristal ingin menyelinap masuk ke dalam
merengkuhmu menjadi air
jangan,
jangan kau hentikan caranya menyukaimu
cara sisa-sisa itu mengagumi gerak dan rupamu
mereka mencintai dalam bisu,
dalam rindu yang tak punya bentuk
jangan pikir sisa-sisa hujan tak punya rasa,
sekali tanganmu mengibas mereka lalu...
buyar sudah satu kehidupan.
kadang sisa-sisa hujan adalah aku
kadang kamulah dia, kamulah mereka
jangan gangu sisa-sisa hujan yang datang malam ini.
Diposting oleh
beckybec
di
18.01
Kamis, 18 November 2010
aku,
belum mau menemukan namamu
jadi belum ada yang kutulis
aku,
ingin kau tanpa nama
supaya jangan berakhir jadi cerita
aku belum ingin menamaimu
sebab aku memilih,
menjadi lakon dalam cerita ini
belum mau menemukan namamu
jadi belum ada yang kutulis
aku,
ingin kau tanpa nama
supaya jangan berakhir jadi cerita
aku ingin memilihmu,
dengan keterbatasanku mencintai
aku ingin memelukmu,
walau mereka kira ini sandiwara
dengan keterbatasanku mencintai
aku ingin memelukmu,
walau mereka kira ini sandiwara
aku belum ingin menamaimu
sebab aku memilih,
menjadi lakon dalam cerita ini
Diposting oleh
beckybec
di
19.00
Selasa, 16 November 2010
this city doesn't smell so pretty (anymore)
senar
senar dan mata biru kecoklatan
senar mata biru kecoklatan malam
senar mata biru kecoklatan malam ruang hampa udara
senar dan mata biru kecoklatan...
di malam,
yang hampa udara.
senar lagi
(aku suka)
dan mata biru kecoklatan
ruang hampa udara
biarkan malam berlalu
dan ijinkan aku menghilang dari cerita ini
senar dan mata biru kecoklatan
senar mata biru kecoklatan malam
senar mata biru kecoklatan malam ruang hampa udara
senar dan mata biru kecoklatan...
di malam,
yang hampa udara.
senar lagi
(aku suka)
dan mata biru kecoklatan
ruang hampa udara
biarkan malam berlalu
dan ijinkan aku menghilang dari cerita ini
Diposting oleh
beckybec
di
18.08
setelahnya sepi
setelah senja dan atributnya lewat,
sepi.
setelah warna merah di langit pudar,
sepi
setelah ramai berubah bentuk menjadi satuan angin,
sepi
setelah mata berhenti memburu
kaki berlalu tanpa riuh,
sepi
setelah semua yang kita lakukan menjadi statis,
sepi
aku baru melihatmu
dalam gelap yang paling dalam
dalam sunyi yang mencekam
dalam nada yang kau minta aku nyanyikan
aku baru sadar,
malam memperhatikan kita
memberi ruang untukku jatuh hati
sepi.
setelah warna merah di langit pudar,
sepi
setelah ramai berubah bentuk menjadi satuan angin,
sepi
setelah mata berhenti memburu
kaki berlalu tanpa riuh,
sepi
setelah semua yang kita lakukan menjadi statis,
sepi
aku baru melihatmu
dalam gelap yang paling dalam
dalam sunyi yang mencekam
dalam nada yang kau minta aku nyanyikan
aku baru sadar,
malam memperhatikan kita
memberi ruang untukku jatuh hati
Diposting oleh
beckybec
di
17.51
Minggu, 14 November 2010
menjadi serupa

mereka katakan :
"mencintailah tanpa alasan,
dengan kesederhanaan yang memeluk
dengan adil
dengan hati tanpa sengkokol otak dan kelamin"
aku tanya :
"lantas mengapa kita harus sama untuk bersama?
mengapa jika kau itu, aku ini...kita berusaha serupa"
sayang, jika memang mencintaimu harus
sederhana dan adil
mengapa kau minta aku bersalin rupa?
Diposting oleh
beckybec
di
09.26
Langganan:
Postingan (Atom)
