Minggu, 20 Juni 2010
salute you
mereka terancam saat saya membuka aib
mereka balik memaki saya di depan muka
meludahi fakta yang mereka ajarkan
"bicara" kata mereka
ketika saya bicara
mereka bilang
"pengkhianat"
saya mengakhiri pengaduan ini dengan ucapan selamat
kepada mereka yang berhasil mengajarkan saya untuk berani namun terlalu takut untuk berdiri di samping kemudaan saya yang berani
kepada orang-orang yang dengan sengaja berkomplot dengan tirani
kepada mereka yang bermuka dua
kepada mereka yang menelan ludahnya sendiri
kepada mereka yang mengencingi kitab kebenarannya sendiri
selamat
Jumat, 11 Juni 2010
i'm not a champion!
pemenang
penakluk
penguasa
pemilik segala kebahagiaan yang dengan mudah menyebarkannya
bukan
saya bukan juara,
tetapi
saya menang atas diri sendiri
saya menanga atas kerendahan diri saya untuk mengakui
saya tidak sebaik itu
Minggu, 06 Juni 2010
merayakan kematian
di tengah kemabukan yang menggila
dimana kekuasaan adalah kekuatan bersama
dimana peraturan adalah garis yang mengayomi
dimana suara digunakan untuk saling mendengar
dimana tembok runtuh
dan tak ada absolutisme
hanya akan ada dunia yang dinamis
dengan tarian yang berwarna warni
kita akan segera bertemu
segera setelah kekuatan yang mengalahkan kebenaran
kembali terkubur dalam-dalam
dan orang banyak memilih untuk berpesta
merayakan kemerdekaan tanpa definisi
Selasa, 01 Juni 2010
bicara bebas
"trouble loves me"
mendadak berhenti lalu bertanya
siapa yang cari siapa, siapa yang butuh siapa
kebanyakan orang cari masalah
kebanyakan orang memilih bermasalah
jadi siapa untuk siapa?
kalau kata tiap orang di dunia yang ketemu sama masalah
"i do love you trouble, kamu depositoku hari ini untuk masa depan yang cerah"
harusnya kita bisa bilang begitu ya,
tanpa masalah
hidup cuma satu rol film yang kosong
mainkan dengan adil
kalau suaramu terlalu lembut untuk didengar
jangan pergi dan mengumpat
kalau memang tak ada yang mau mendengar
harusnya kita tahu
bahwa manusia mendengar yang ingin didengar
dan mengingat apa yang perlu diingat
hanya
mereka melakukan apa yang mereka pikir mereka mau
ternyata tindakan itu tidak lebih dari buah keangkuhan yang santun lakunya
adakah manusia yang berbuat suatu hal karena dibutuhkan?
bukankah kita semua melakukan hal-hal yang kita bisa yang kita mau
jadi mengapa harus pergi dan memaki
saat yang lain memutuskan tidak mau bisa mendengarmu
selepas Baruda berlabuh
datang ribuan orang
memberikan simpati
menyerahkan tanda duka yang mendalam
memaksa tersenyum tiap kali berpapasan denganku
tapi tidak ada satu pun dari mereka
yang memberikanku telinga untuk aku berbisik kesedihan selepas kepergianmu
atau tangan yang sedia melingkari tubuh manakala malam menggelitik dengan memori
yang mereka mau
aku tahu mereka bersimpati
tapi bukankah duka seorang janda tidak akan terhapus dengan jamuan senyum yang dibuat-buat
bukankah seorang janda butuh ranjang yang lebih hangat ketimbang senyum yang kaku di atas wajah?
kemanakah perginya kebaikan?
atau jangan-jangan kebaikan dan kejujuran juga turut kau bawa pergi, baruda?
Minggu, 30 Mei 2010
TERPAKSA
terpaksa,
meninggalkan bekas siksa
dijerat,
sampai jiwa melarat
tirani
yang bersembunyi di balik nama
jangan palingkan wajah dari kami
jangan bungkam mulut kami
nama anda telah tersangkut di deretan panjang drama demokrasi
tolong,
lepas
biar bernapas
beri kami sedikit waktu
untuk membuktikan
bahwa minoritas adalah kebenaran yang luput dari pandang
Kamis, 20 Mei 2010

siapa yang tidak punya.
bersembunyi dari kelemahan
untuk membentuk kekuatan
keadaan dimana rasa ingin diakui di segala situasi menjadikan kita berubah mengikuti keadaan.bukan fleksibel, kita memalsukan identitas. dari pemalsuan itu kita beranjak merasa nyaman dan lahirlah pribadi kita yang lain. yang merasa pas dengan situasi.
alter ego
bukan transformasi, tapi pelarian kita dari ketakutan yang terbesar. apakah salah memelihara mereka yang lain dalam diri ini? kalau begitu biarkan semua menjawab dan cobalah terima mereka yang begitu berbeda dari kita
Rabu, 19 Mei 2010
a neon of silence
aku tak berdiri menyongsong keriaan di tengah pesta
takkan berlari mengikuti laju arena balap
juga takkan kau jumpai aku di tengah kerumunan manusia dengan hingar bingar
aku penyendiri
yang pergi ke atas bukit dan meniupkan bibirku
menyuarakn hatiku yang ramai dengan mimpinya
menyaksikan gemuruh
tapi tak berdaya bercampur didalamnya
gelap,teman lamaku
menyapaku di saat-saat paling membahagiakan
dan aku suka bergulat dengan hening yang tak terpecahkan
inilah aku
menyaksikan betapa hidup riuh rendah dengan rasanya
menikmati setiap senyum tawa
mengertikan bahasa air mata
tapi tidak hidup di dalamnya
(i'm a loner, that's why it is)
Selasa, 18 Mei 2010
tekateki3
aku dan kemudaanku bergumul mencari jalannya sendiri
Kamis, 13 Mei 2010
peluk rindu
menyeberangi jutaan mil cahaya
dan tanpa sisa sampai ke tubuhku
maka kurasakan dalamnya
kumiliki kehebatan dalam lenganmu yang kokoh menyanggaku
semerbak aromamu dari ujung samudra,
dan masih bisa kubayangkan rasanya
pelukanmu
di dalamnya
walaupun jutaan cahaya menjadi jarak
aku merasa seperti berada di dalammmu
Rabu, 05 Mei 2010
rotasi bagai asap bagi si kerdil
Dunia akan selalu berotasi. Meninggalkan mereka yang berhati kerdil di belakang. Meninggalkan pemabuk di lantai dansanya. Meninggalkan borjuis dengan uang di dalam mulutnya. Rotasinya akan cepat, terburu-buru sehingga yang tak siap takkan dapat tempat.
Jangan harap bir akan membelinya atau uang yang basah oleh liurmu akan menggoda dunia. Kau harapkan saja pengampunan bagi keterlambatan. Dunia yang berotasi takkan menengok ke belakang. Baginya, jalan selain di depan adalah asap. Takkan ada kesempatan untuk mereka yang menggadaikan dirinya demi kesenangan fana.
Ketakutan dan kecemasan, keegoisan dan ketamakan, adalah senjata terakhir yang memusnahkan setiap manusia yang tertinggal oleh rotasi bumi. Kerdil-kerdil di belakangku, aku mengdengar jerit mereka yang memohon untuk ikut dalam rotasi. Terlambat! Tempat orang berhati kerdil ada di dalam kepulan asap dan nasib hanya akan jadi debu. Siapakah kerdil itu? Jangan sampai aku terpaksa menggambarkanmu di dinding-dinding dunia ini sebagai pelajaran bagi penerus bergeraknya sebuah rotasi.
seorang wanita berpesan...
Mengapa kami harus mengalah
Padahal kami tidak bersalah
Mengapa kami harus mengerti
Saat kami diberikan sebagai upeti
Apakah semua, selain kami, berubah menjadi barbar
Dan tak lagi mengenal kata sabar
Jangan rusak tubuh kami
Jangan gadaikan hati kami
Akulah air susu yang menghidupkanmu
Mengapa kau renggut nyawaku
teruntuk : Suamiku kekasihku adikku temanku
Sabtu, 01 Mei 2010
end of may, 1st 2010
setelah hampir bosan menunggu hari ini usai
dimana perayaanmu berkumandang di langit yang baru
lihatlah ini
sebuah doa
sebuah pelukan
sebuah harapan dan impian
mari kubungkus satu semuanya untukmu
untuk meidyana dita

bertambahlah hari di hidupmu
dan lengkapilah perjalananmu dengan cerita
tapi tetaplah selugu ini, karena melalui doa bola matamu yang berbinar dunia akan jadi hadiah terindah
bestbestestwishes

me
Jumat, 23 April 2010
menarik-narik kaki-kaki yang kutekuk hangat
pukul 2 lebih beberapa menit
malam memamanjat di dinding
selamat tidur galaksi
mimpi panjang dalam tarian waltz yang menghitam
tekateki 2
berjalan beriringan
dengan sutra menjadi pembatas
adakah artinya selembar itu
jika melalui sela-selanya tercium jelas aromamu?
Senin, 19 April 2010
tekateki 1
raja akan jatuh
dan dayang berlarian keluar
membuka pintu
hingga pangeran negri sebrang masuk
merenggut yang telah dinantinya
hasil jarahan dari kutukan yang ia pecahkan
selalu ada ruang pengampunan
sebelum menyadari bahwa hanya tinggal bayangan yang pergi ke atas ranjangku, aku berisyarat pada langit dan berbisik pada daratan yang akan segera kau tinggali
"jagai ia di tengah waktu yang tak mengenalnya dan keasingan yang akan menghisapnya. buai ia dalam cinta yang baru ia enyam, pastikan ia tersenyum setiap akan pergi tidur. karena dengan berdoa untuk kepergiannya, aku yang tinggal, akan tetap bahagia"kemudian memang hanya tinggal bayangan yang tersisa dan sepucuk kertas penyesalan kertas yang lambat-lambat kupahami kepergian kekasihku menuju daratan baru adalah balasan untuk sepucuk kertas yang tak kunjung berbalas
Kamis, 15 April 2010
Selasa, 13 April 2010
dari hamparan mil
dan tetap menyukaimu
dengan hanya menikmati guratan yang tak langsung
lantas tak bisa melepasnya lagi
coba tolong sembunyikan
caramu melekatkanku pada memori itu
coba tolong potong garis yang menghubungkan kita
sebenarnya
ini hanya rekayasa
sulit mengatakan aku suka sekali
DI SANA
disana tidak ada garis batas atau garis akhirdisana kaki kita bisa menyentuh garis horizon dan tetap berlari
tangan kita menyapu awan dan terbang melintas langit
disana tidak kutemui batas
sebab langit
hanya sebuah garis awal
dan di padang yang meluas itu
aku akan mengukir cerita
orang akan sulit melupakannya
ruparupamu.aku fasih betul
Aku begitu fasih dalam ruparupa duka. Sebab ia menemaniku di hampir setiap perayaan. Kemarin ia baru saja tiba. Di hari jadiku yang kesekian. Menyelinap dalam diam yang mengerikan. Seketika menyambutku dengan hadiahnya yang getir. Aku menolak membuka,Namun duka selalu tahu bagaimana aku akan melihat.
Aku begitu fasih dalam duka. Hingga aku lupa bagaimana harus bereaksi. Saat kubuka sebongkah hadiah darinya. Dan kutemukan kartu hitam dengan tulisan abu-abu yang sunyi
“maaf untuk keseribu kalinya maaf, saya lupa jalan kembali pulang”
Sudah kubilang aku fasih dalam duka. Sebab ia menggantikan orang orang yang seketika amnesia tentang diriku
Jumat, 09 April 2010
eksekusi
jika dan hanya jika senja boleh berlalu
Rabu, 07 April 2010
manifestasi mimpi
lari denganku
biar oksigen menekan
meremukan tubuh kita dan belulalng kita terhimpit
selama kita berlari dengan kecepatan angin,
cahaya pun cemburu pada kita.
mari menjadi udara yang tak terbatas berat
menjadi lebih ringan darinya
menembus apapun yang kau mau lewati
tinggalkan saja sebentuk kesedihan dan malang yang merintang
biarkan mereka berduka dengan kesendiriannya
dan bebaskan dirimu dari cengkramnya,
menuju kedalaman samudera takkan masalah
tanpa oksigen pun kita tetap bernafas,
sebab kita manusia
yang melebihi realita
kita adalah manifestasi mimpi yang tanpa limit
kita
denganmu aku berlari
bersamaku kau berlari
Selasa, 06 April 2010
aturan untuk tidak mengatur rasa suka, setuju?
menyukai tidak perlu aturan
dan menyukai tidak butuh batasan
jika kita gambar garis diantara rasa suka
kita hanya akan membunuuhnya
sebab rasa suka setebal garis,hanya setebal itu
sangat rapuh
dan tak tersentuh
maka karena begitu tipisnya
ia mampu menggelitik dan tak menyakiti
maka itu,
aku selalu suka saat aku sadar
"i think i like this boy or i really like this man or i like those species!"
suka
menggambarkan rasa yang luas
dan manusia menginterpretasikan mereka dengan lucunya
satu juta panggilan di berikan :
1. sayang (common nickname)
2. senjaku (selalu ingin menjadi satu yang ini)
3. hujan (keren ya)
4. seng (:D)
5. kawan
6. the bluesman
7. you
8. dan seorang asing
apa panggilan kamu untuk sebuah garis yang kita sebut suka?
penabuh baru
ayo tabuh
berikan aku satu deretan bunyi yang merindu
riuh rendah
jadikan dunia garis birama tanpa garis pembatas
aku mau kau bernyanyi
bersama denganku
dibawah malam yang memandang sayu kita
menjadi apapun kita bisa
sebab malam menyelimuti kita dalam gelap yang paling pekat
kau penari malamku
yang menabuh dalam peluh
dan setiap bulan menggantung di atas
aku akan segera pergi melukis
membayangkan kita yang tak pernah terjadi
Rabu, 24 Maret 2010
"death is the end of the war, i've seen the end of the war. the question is, how do i live again?"Sam-Brothers 2009
Rabu, 17 Maret 2010
rumah kayu tepi pantai
aku bermimpi kamu
kita terbaring di atas hamparan pasir
di belakang kita rumah kayu di atas karang besar
di sekitar padang ilalang
di hadapan kita
lautan yang dengan ramahnya menggoda kaki kita yang memanjang
ombak menggulung menghempas menyentuh jari-jarimu dan jari-jariku
menggelitik
berbaring begini denganmu seperti berlibur tanpa habisnya
lalu kita berenang
ke tengah lautan yang biru menghijau
matahari memayung kita
dan kita bergembira karena air menyelamatkan kita dari lekatnya terik
rambutku tergerai
rambutmu memanjang menyaingiku
aku bisa merasakan
kecoklatan rambutmu menyentuh kulitku
dan angin menerbangkan helai-helai rambut kita yang bergulung-gulung
bisikmu dalam lagu
dan aku membalasmu hanya dengan bisu
kita menikmati tiap detik yang berlalu
sampai kita terjaga di hadapan langit yang mencair ke lautan
senja
bisikmu
aku kau langit senja laut dan pasir
sesekali angin menyapa
kau raih tanganku
kau tarik dalam pelukan
kau nyanyikan lagu bluesmu
aku menari
aku tertawa
aku merasa kau
boy
the bluesman
datang lagi dalam mimpiku
GUILT
menantang datangnya fajar

berdiri di atas tiang-tiang cahaya kota
beristirahat dari letih yang tak kunjung lepas
ada kalanya dalam pedih itu
mereka berdoa
berdoa agar luka dibalut dan perut mereka disumbat
namun kala doa tak dapat mengenyangkan,
mereka lebih suka terlelap sampai tak lagi terjaga
selamanya
roda-rodaku melewati jajaran tubuh tanpa daya
yang terbaring terlentang dan terkapar nyaris mati
pedih bukan lagi milik mereka
milikku jauh di dalam hati
namun toh roda-rodaku selalu bergulirdan tanpa pernah berhenti
untuk menyapa mereka
tubuh-tubuh telanjang itu perlahan mengkerut
di makan bekunya malam
kain-kain warna warni bekas pakai
adalah teman sejati
anak-anak menyusu terpaksa menelan angin
dan aku tidak berdaya dalam ketidakberdayaan mereka
segalanya yang mereka butuhkan
hanya kesempatan
jika saja sebuah fajar dapat mengubah kesempatan mereka
mungkin,
satu dua tubuh itu akan pergi
dan rasa bersalahku akan berkurang
