dan aku berkata pada diriku
harus tarik garis itu
buat ruang lagi
batasi lagi
jangan sampai mengulang kesalahan dua kali
kalian tercipta berbeda
ada banyak dunia yang tak sanggup dijembatani
salah satunya dia
jangan mulai dengan api yang sulit padam
jangan coba hanyut pada aliran yang tak tahu kemana akan bermuara
cukup di sini
terpisah ruang dan dimensi
dan semuanya kembali lagi
jadi sendiri
aku masih di sini
mengemudi sendiri pada jalanku
(ah mengapa cepat suka cepat pudar
mengapa tak juga temukan penghangat rumah selimut jalan matahari dan tubuh dan pasangan jiwa)
Tampilkan postingan dengan label pikiran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pikiran. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Februari 2009
Senin, 02 Februari 2009
sampah
mau menulis apa
hati rasanya polos
seperti kertas yang telanjang di hadapan mata
mau menceritakan apa
jika hidup berwarna
namun tak berdinamika
ini terlalu biasa
tema hidup seputaran cinta kesengsaraan
ah sampah
baiknya kita gulung saja dan masukan ke dalam liang kubur
hati rasanya polos
seperti kertas yang telanjang di hadapan mata
mau menceritakan apa
jika hidup berwarna
namun tak berdinamika
ini terlalu biasa
tema hidup seputaran cinta kesengsaraan
ah sampah
baiknya kita gulung saja dan masukan ke dalam liang kubur
Diposting oleh
beckybec
di
06.57
Kamis, 29 Januari 2009
aku mau bertanya?
mengerti bahwa 24 jam dan ribuan detiknya
tidak untuk dihabiskan seorang diri
mengetahui bahwa ribuan hektar luasnya
dilalui sebaiknya tidak dengan diri sendiri
tapi yang tidak dapat kucerna adalah,
ini
jika kesendirian harus diisi oleh suatu partikel lain
yang bernadi
yang bernyanyi
yang menemani
dan berjalan beriringan
mengapa harus bertemu 'akhirnya'
akhir dari awal waktu
akhir dari perjalanan
akhir dari nadi yang bernyanyi
mengapa kita harus kenal duka dari akhrinya
jika memang segalanya harus diisi
baiknya semua manusia berpikir,
dan berikan jawaban padaku
akhir dari iring iringan ini
tidak untuk dihabiskan seorang diri
mengetahui bahwa ribuan hektar luasnya
dilalui sebaiknya tidak dengan diri sendiri
tapi yang tidak dapat kucerna adalah,
ini
jika kesendirian harus diisi oleh suatu partikel lain
yang bernadi
yang bernyanyi
yang menemani
dan berjalan beriringan
mengapa harus bertemu 'akhirnya'
akhir dari awal waktu
akhir dari perjalanan
akhir dari nadi yang bernyanyi
mengapa kita harus kenal duka dari akhrinya
jika memang segalanya harus diisi
baiknya semua manusia berpikir,
dan berikan jawaban padaku
akhir dari iring iringan ini
Diposting oleh
beckybec
di
04.30
Minggu, 18 Januari 2009
(kamu boleh beri judul sendiri)
aku mau tahu bagaimana bumi menyembunyikan rahasia kemegahan ALLAH
liar ini pembicaraan liar!
seorang tua menghampiriku, sambil menghisap cerutunya
:kupikir saat usiaku habis dunia ini pun lenyap. sejak dari jaman kakekku masih mampu bermain tali mereka bicara soal kesudahan bumi.
aku berpikir, apa yang dia bicarakan...
ia melanjutkan lagi
:kalau orang bisa meramalkan bagaimana dan kapan segalanya berakhir. bagaiman kalau sekarang kita isi dengan foya-foya dan kefanaan, membiarkan hari berlalu smpai kesudahnya datang!
.....
orangtua itu telah selesai berkata-kata denganku, tapi kata-kata dan pernyataannya ah melekat sampai berakar dalam jiwa dan pikiran. ini bukan soal kritisi akan ramalan, ah anda boleh pilih utk prcya atau tidak. walaupun aku tak mau ambil pusing dengan ilmu nujum. tapi dia benar, kalau kita tahu kapan ini semua berakhir untuk apa kita berjaga-jaga dalam doa? untuk apa kita berusaha menanam kebaikan jika kita tahu kapan harus berhenti dari dosa?
sekali lagi aku ingin tahu bagaimana bumi menyembunyikan ini dari manusia?!
liar ini pembicaraan liar!
seorang tua menghampiriku, sambil menghisap cerutunya
:kupikir saat usiaku habis dunia ini pun lenyap. sejak dari jaman kakekku masih mampu bermain tali mereka bicara soal kesudahan bumi.
aku berpikir, apa yang dia bicarakan...
ia melanjutkan lagi
:kalau orang bisa meramalkan bagaimana dan kapan segalanya berakhir. bagaiman kalau sekarang kita isi dengan foya-foya dan kefanaan, membiarkan hari berlalu smpai kesudahnya datang!
.....

orangtua itu telah selesai berkata-kata denganku, tapi kata-kata dan pernyataannya ah melekat sampai berakar dalam jiwa dan pikiran. ini bukan soal kritisi akan ramalan, ah anda boleh pilih utk prcya atau tidak. walaupun aku tak mau ambil pusing dengan ilmu nujum. tapi dia benar, kalau kita tahu kapan ini semua berakhir untuk apa kita berjaga-jaga dalam doa? untuk apa kita berusaha menanam kebaikan jika kita tahu kapan harus berhenti dari dosa?
sekali lagi aku ingin tahu bagaimana bumi menyembunyikan ini dari manusia?!
Diposting oleh
beckybec
di
06.39
Minggu, 11 Januari 2009
pikiran
dunia rasanya berputar ribuan kali lebih lambat...
hari-hari berlalu bagai hitungan tahun, lama, panjang, berlambat-lambat.
sampai muak aku dibuatnya.
pemandangan yang sama menghiasi mataku. rutinitas yang sama selalu menantiku tiap pagi menjemput. tubuhku dipukuli dan namun aku tak sanggup berontak, hanya berusaha laari lebih cepat sampai liur terburai di sepanjang jalan. aku tak kenal lelah, dia tak kenal belas kasih.
ah bosannya...
-kuda di sebuah delman-
jutaan helai daun harus habis kupangkas. kubunuh ilalang-ilalang yang tumbuh liar.
kalau kuperhatikan mereka sebenarnya indah, kenapa harus dipaksa mati?
hanya karena tak seindah mawar, tak seindah bunga yang lain.
terik setia menusuk-nusuk kulitku yang menghitam. tiap gerakan terasa semakin berat dengan peluh yang melumuri seluruh permukaan tubuh. keterlaluan. memikirkan bagaiman buyung menangis kelaparan di rumah, aku pulang hanya sanggup membawa ilalang.
ah naas...
-pemotong rumput di komplek elit-
bagaimana rasanya makan di dalam restoran bersama keluarga saat lebaran tiba. atau berkumpul di bawah pohon natal menyanyikan kidung agung dengan hadiah menggoda iman.
mungkin hangat, mungkin nyaman.
yang pasti perut terjamin diisi, dan hati terjamin bahagia
ya seandainya aku bisa habiskan beberapa lembar koran, akan kubelik nasi untuk kenikmati sendiri
-pemuda di jalan raya, berjualan apapun untuk hidup-
ah mengapa mereka tertawa, apa yang begitu lucu. hei jangan dorong aku, hei apa itu lucu kalau mendorong-dorongku? ah haha aku juga mau tertawa ah... hei, kenapa aku dipukul-pukul, oh ini pasti lucu sekali makanya mereka semua tertawa. tapi sakit, aw jangan buka celanaku. hei jangan tendang aku. ah mereka sedang apa? aku mau ikut mengerti permainan mereka...tapi aku tidak bisa mengerti. kenapa aku berbeda?
-anak cacat mental di pinggir pantai cilincing-
ah andai orang-orang di pemerintahan tidak korupsi, saya tidak harus berbuat haram demi sekaleng susu anak saya. saya pasti masih berada di ruangan itu, mengetik dan menanda tangain surat-surat unutk mendapat uang.ya Tuhan jika kau dengar doaku malam ini, kiranya kejahatan ini kau ampuni dan jagalah anak istriku...
-maling TV yang hampir tertangkap-
kenapa harus aku yang digunakan setiap hari. warna warniku memang menggoda namun tubuhku dapat segera habis. apalagi aku harus terus mentupi kebobrokan ini. ah, basahnya...
-gincu merah-
hari-hari berlalu bagai hitungan tahun, lama, panjang, berlambat-lambat.
sampai muak aku dibuatnya.
pemandangan yang sama menghiasi mataku. rutinitas yang sama selalu menantiku tiap pagi menjemput. tubuhku dipukuli dan namun aku tak sanggup berontak, hanya berusaha laari lebih cepat sampai liur terburai di sepanjang jalan. aku tak kenal lelah, dia tak kenal belas kasih.
ah bosannya...
-kuda di sebuah delman-
jutaan helai daun harus habis kupangkas. kubunuh ilalang-ilalang yang tumbuh liar.
kalau kuperhatikan mereka sebenarnya indah, kenapa harus dipaksa mati?
hanya karena tak seindah mawar, tak seindah bunga yang lain.
terik setia menusuk-nusuk kulitku yang menghitam. tiap gerakan terasa semakin berat dengan peluh yang melumuri seluruh permukaan tubuh. keterlaluan. memikirkan bagaiman buyung menangis kelaparan di rumah, aku pulang hanya sanggup membawa ilalang.
ah naas...
-pemotong rumput di komplek elit-
bagaimana rasanya makan di dalam restoran bersama keluarga saat lebaran tiba. atau berkumpul di bawah pohon natal menyanyikan kidung agung dengan hadiah menggoda iman.
mungkin hangat, mungkin nyaman.
yang pasti perut terjamin diisi, dan hati terjamin bahagia
ya seandainya aku bisa habiskan beberapa lembar koran, akan kubelik nasi untuk kenikmati sendiri
-pemuda di jalan raya, berjualan apapun untuk hidup-
ah mengapa mereka tertawa, apa yang begitu lucu. hei jangan dorong aku, hei apa itu lucu kalau mendorong-dorongku? ah haha aku juga mau tertawa ah... hei, kenapa aku dipukul-pukul, oh ini pasti lucu sekali makanya mereka semua tertawa. tapi sakit, aw jangan buka celanaku. hei jangan tendang aku. ah mereka sedang apa? aku mau ikut mengerti permainan mereka...tapi aku tidak bisa mengerti. kenapa aku berbeda?
-anak cacat mental di pinggir pantai cilincing-
ah andai orang-orang di pemerintahan tidak korupsi, saya tidak harus berbuat haram demi sekaleng susu anak saya. saya pasti masih berada di ruangan itu, mengetik dan menanda tangain surat-surat unutk mendapat uang.ya Tuhan jika kau dengar doaku malam ini, kiranya kejahatan ini kau ampuni dan jagalah anak istriku...
-maling TV yang hampir tertangkap-
kenapa harus aku yang digunakan setiap hari. warna warniku memang menggoda namun tubuhku dapat segera habis. apalagi aku harus terus mentupi kebobrokan ini. ah, basahnya...
-gincu merah-
Diposting oleh
beckybec
di
02.22
Selasa, 06 Januari 2009
dimana?
perjalanan ini akan semakin terasa berat bagiku. karena jalanan yang kupilih untuk lalui tidak lagi datar dan halus permukaannya, namun makin menanjak. terjal dan berbatu. kadang kerikil-kerikilnya menusuk telapak kakiku sehingga aku harus berhenti sejenak dan mengobatinya.
langit masih terang, namun angin makin sering bertiup. hembusannya pun semakin hebat, menusuk-nusuk tulangku.
ketika aku menengok ke belakang, satu persatu bayanganku makin hilang. pudar warnanya karena semakin menjauh dari pandangan. ah inilah hidup, tak pernah begitu mudah dilalui...
aku belajar bagaimana tertawa, aku belajar bagaimana menangis dan bertahan. aku mengerti mengapa ini dibiarkan jadi seperti ini atau itu jadi begitu. aku mulai paham mengapa kita diberi waktu yang banyak sepanjang tahun, karena kita tak pandai memilih. kita harus salah untuk tahu yang benar. maka kita butuh hari kedua, minggu kedua untuk jadi kesempatan kedua.
aku pernah salah membuka pintu, lalu masuk dan aku tak bisa bertahan. jadi aku harus cari jalan untuk keluar, dan memilih pintu yang lain. semua pasti pernah begitu bukan?
kadang waktu 24 jam dan ribuan menit itu tak sanggup melindungi kita dari lelah dan penat, tapi kita bisa belajar menjadi kuat. kiat bisa belajar berlari, cepat sekali atau lambat pun tak masalah. tapi kita tetap berjuang dalam waktu 24 jam dan ribuan menitnya itu. bagaimana pun, manusia sulit berhenti walaupun mereka dipaksa berhenti.
aku pernah berhenti berusaha.tapi apakah aku benar-benar berhenti? tidak juga. aku masih berusaha untuk beristirahat, ya kan itu pun disebut berusaha. jadi sebenarnya kita punya sesuatu untuk membuat kita selalu bertahan.
ibarat baterei kita punya sumber daya energi yang kekal, yang menghubungkan kita dengan hidup dan memberi kita daya bertahan yang kuat. kita harus terus terhubung untuk memiliki daya juang itu, apapun usaha kita.
baru-baru ini aku sadar, aku telah lama pergi dan lupa pulang. telah lama jauh dari rumah tempatku membaringkan diri. dan kudapati fakta bahwa aku lama telah lupa berdoa...
ya doa adalah jalan aku kembali, pulang ke rumah. dimana ya jalan pulang itu?
langit masih terang, namun angin makin sering bertiup. hembusannya pun semakin hebat, menusuk-nusuk tulangku.
ketika aku menengok ke belakang, satu persatu bayanganku makin hilang. pudar warnanya karena semakin menjauh dari pandangan. ah inilah hidup, tak pernah begitu mudah dilalui...
aku belajar bagaimana tertawa, aku belajar bagaimana menangis dan bertahan. aku mengerti mengapa ini dibiarkan jadi seperti ini atau itu jadi begitu. aku mulai paham mengapa kita diberi waktu yang banyak sepanjang tahun, karena kita tak pandai memilih. kita harus salah untuk tahu yang benar. maka kita butuh hari kedua, minggu kedua untuk jadi kesempatan kedua.
aku pernah salah membuka pintu, lalu masuk dan aku tak bisa bertahan. jadi aku harus cari jalan untuk keluar, dan memilih pintu yang lain. semua pasti pernah begitu bukan?
kadang waktu 24 jam dan ribuan menit itu tak sanggup melindungi kita dari lelah dan penat, tapi kita bisa belajar menjadi kuat. kiat bisa belajar berlari, cepat sekali atau lambat pun tak masalah. tapi kita tetap berjuang dalam waktu 24 jam dan ribuan menitnya itu. bagaimana pun, manusia sulit berhenti walaupun mereka dipaksa berhenti.
aku pernah berhenti berusaha.tapi apakah aku benar-benar berhenti? tidak juga. aku masih berusaha untuk beristirahat, ya kan itu pun disebut berusaha. jadi sebenarnya kita punya sesuatu untuk membuat kita selalu bertahan.
ibarat baterei kita punya sumber daya energi yang kekal, yang menghubungkan kita dengan hidup dan memberi kita daya bertahan yang kuat. kita harus terus terhubung untuk memiliki daya juang itu, apapun usaha kita.
baru-baru ini aku sadar, aku telah lama pergi dan lupa pulang. telah lama jauh dari rumah tempatku membaringkan diri. dan kudapati fakta bahwa aku lama telah lupa berdoa...
ya doa adalah jalan aku kembali, pulang ke rumah. dimana ya jalan pulang itu?
Diposting oleh
beckybec
di
03.04
Kamis, 01 Januari 2009
lamunan di perjalananku
aku sedang membayangkan
kita duduk bersama-sama di meja dapur kita yang bundar dan berwarna coklat. yang di atasnya terhidang kopi dan kudapan hangat.kita duduk berseberangan. saling menghadap. aku bisa lihat matamu, kau bisa lihat wajahku. dengan jelas tanpa halangan. musik dari pemutar cd di atas lemari pendingin mengalun. memainkan nada-nada yang sebentar tinggi sebentar kemudian lambat mengalun di telinga.
kau memperhatikanku yang mengucapkan kata-kata di kertas putih. kata-kata yang kau susun dan kau berikan padaku pagi ini. sekumpulan puisi yang katamu datang ditiup angin. aku bacakan dengan nada yang mengikuti rasa di dalamnya...
untuk pagi
mengapa datang terlambat
aku ingin segera terbangun dan mengecup kelopaknya
aku ingin merasakan embun pada bibirnya
dan matahari mengapa tak tepat waktu
aku tak sabar melihatnya bersama sinarmu
indahnya hampir terlewat pagi ini
kau pangkukan wajahmu pada tanganku yang terulur meraihmu.
aku membayangkan semuanya malam ini. saat bulan sempurna berpendar di angkasa, dan memayungi malamku. ah aku hampir lupa, bahwa kau takkan pulang malam ini. dan aku rasanya juga tak sedang di rumah saat ini. kita berdua masih bersama di jalan dan terpisah di dua mobil yang berbeda.alangkah indahnya kalau kita segera pulang dan bersama di rumah.
ps : hati-hati di jalan!
kita duduk bersama-sama di meja dapur kita yang bundar dan berwarna coklat. yang di atasnya terhidang kopi dan kudapan hangat.kita duduk berseberangan. saling menghadap. aku bisa lihat matamu, kau bisa lihat wajahku. dengan jelas tanpa halangan. musik dari pemutar cd di atas lemari pendingin mengalun. memainkan nada-nada yang sebentar tinggi sebentar kemudian lambat mengalun di telinga.
kau memperhatikanku yang mengucapkan kata-kata di kertas putih. kata-kata yang kau susun dan kau berikan padaku pagi ini. sekumpulan puisi yang katamu datang ditiup angin. aku bacakan dengan nada yang mengikuti rasa di dalamnya...
untuk pagi
mengapa datang terlambat
aku ingin segera terbangun dan mengecup kelopaknya
aku ingin merasakan embun pada bibirnya
dan matahari mengapa tak tepat waktu
aku tak sabar melihatnya bersama sinarmu
indahnya hampir terlewat pagi ini
kau pangkukan wajahmu pada tanganku yang terulur meraihmu.
aku membayangkan semuanya malam ini. saat bulan sempurna berpendar di angkasa, dan memayungi malamku. ah aku hampir lupa, bahwa kau takkan pulang malam ini. dan aku rasanya juga tak sedang di rumah saat ini. kita berdua masih bersama di jalan dan terpisah di dua mobil yang berbeda.alangkah indahnya kalau kita segera pulang dan bersama di rumah.
ps : hati-hati di jalan!
Diposting oleh
beckybec
di
07.25
Minggu, 28 Desember 2008
kaki telanjang
rasanya baru sekitar semenit lalu aku berdiri di perjalanan ini, lalu kemudian sudah kulihat garis batas dari periode perjalanan ini. pergantian tahun yang lain, menambahkan 1 bilangan setelah lewat pukul 00.00... apa artiinya? apa pentingnya? aku tahu seberapa lama aku telah berjalan, tapi aku lupa menghitung berapa hektar tanah yang telah kuinjak dengan jari-jari kakiku yang telanjang menghadap bumi. aku lupa bagaimana caranya mereka bertahan di atas permuka bumi yang tak datar, yang berelief, yang sebentar kasar sebentar kemudian lembut memanjakan. satu hal yang kutahu mereka telanjang tak berdaya.
kakiku ini harus bisa jadi teladan untuk kita semua , untuk kita berpikir menghadapi 1 bilangan tahun yang terbaru. kakikaki tak punya akal, tapi mereka berinsting. tak kan berteriak tapi mereka cukup merasa. mereka jarang dipuji karena indah, karena memang pada dasarnya mereka tidak indah, dan mereka memang pemalu. lalu mereka toh tetap hidup, mereka tetap diperlukan. walau kadang mereka terlupakan.
sering kudengar orang mengatakan ini "cuci kaki sebelum...(apapun itu)" atau "kalau kaki kotor kamu tidak boleh naik tmpt tidur" hal yang sepele tapi cukup menyita separuh pemikiranku. mengapa hanya kaki yang harus dibersihkan? bagaimana dengan rambut, muka, perut atau paha??? diskriminasi yang agaknya keterlaluan ya. tapi itulah kaki, sebenarnya penting. sebenarnya sangat diperhatikan, namun berbeda cara. mungkin dengan keekstriman perlakuan pada kaki inilah, kakikaki tumbuh kuat dan mandiri dengan sendirinya. tak perlu dipuji tak perlu dimanja. mereka dapat menjejak di atas lahan yang panas, dingin , datar berbukit, datar berbatu licin basah dan seterusnya.
kekuatan kaki inilah yang menginspirasi saya untuk tetap bertahan dalam segala situasi sampai akhirnya tahun 08 ini dilewati dengan memuaskan. dan semoga di tahun yang 09 itu saya bisa seperti kaki, yang berjalan tanpa peduli rintangan yang tumbuh tanpa harus mengembik memohon bantuan.
untuk kaki,
terimakasih inspirasinya (semoga di tahun 2009 ketelanjanganmu menguatkan saya)
kakiku ini harus bisa jadi teladan untuk kita semua , untuk kita berpikir menghadapi 1 bilangan tahun yang terbaru. kakikaki tak punya akal, tapi mereka berinsting. tak kan berteriak tapi mereka cukup merasa. mereka jarang dipuji karena indah, karena memang pada dasarnya mereka tidak indah, dan mereka memang pemalu. lalu mereka toh tetap hidup, mereka tetap diperlukan. walau kadang mereka terlupakan.
sering kudengar orang mengatakan ini "cuci kaki sebelum...(apapun itu)" atau "kalau kaki kotor kamu tidak boleh naik tmpt tidur" hal yang sepele tapi cukup menyita separuh pemikiranku. mengapa hanya kaki yang harus dibersihkan? bagaimana dengan rambut, muka, perut atau paha??? diskriminasi yang agaknya keterlaluan ya. tapi itulah kaki, sebenarnya penting. sebenarnya sangat diperhatikan, namun berbeda cara. mungkin dengan keekstriman perlakuan pada kaki inilah, kakikaki tumbuh kuat dan mandiri dengan sendirinya. tak perlu dipuji tak perlu dimanja. mereka dapat menjejak di atas lahan yang panas, dingin , datar berbukit, datar berbatu licin basah dan seterusnya.
kekuatan kaki inilah yang menginspirasi saya untuk tetap bertahan dalam segala situasi sampai akhirnya tahun 08 ini dilewati dengan memuaskan. dan semoga di tahun yang 09 itu saya bisa seperti kaki, yang berjalan tanpa peduli rintangan yang tumbuh tanpa harus mengembik memohon bantuan.
untuk kaki,
terimakasih inspirasinya (semoga di tahun 2009 ketelanjanganmu menguatkan saya)
Diposting oleh
beckybec
di
21.39
bermain di luar
aku takut bermain di luar. kata mereka di luar banyak serigala. yang mengawasi di balik rumputrumput yang bergerak oleh angin. suara desis mereka yang kelaparan menyatu bersama gesekan dedaunan, dan liur mereka menetes smapai ke dalam bumi saat mereka menanti mangsa.
aku tidak takut dengan kematian yang siap mnjemputku jika aku termangsa mereka, namun aku takut dng rasa sakit yang mereka torehkan saat taring taring itu menancap dan mencabik kulit dan dagingku. rasa sakit bahkan tak mampu menggambarkan rasanya.
ada butiran kecil airmata yang menggenang jika harus memikirkan sakit itu. tapi toh aku tetap harus berjalan keluar. bermain dan jadi dewasa di halaman bahkan di sarang serigala itu. aku tahu aku suka kehilangan arah saat bermain namun mereka bilang aku harus mencoba,paling tidak mencoba berani melihat keluar.
maka aku bawa sebanyak banyaknya permen dan coklat di tas, supaya jika aku merasa sedih dan lemah aku dapat kesukaan dari manisan manisan itu. juga kubawa sebuah mantel besar untuk melindungiku dari angin malam yang sanggup merubuhkan punggungku dalam sekejap saja. dan terakhir kubawa kompas untuk menuntuku melangkah...
jadi apakah aku siap menghadapi serigala-serigala lapar itu? entahlah yang terpenting di sini aku hidup di luar dan jadi dewasa oleh peradaban.
langit lindungi aku di bawah kemegahanmu dan bumi jadikanlah kaki kuat berpijak di atasmua supaya sampai maut nanti datang aku jadi seorang yang tangguh menyelesaikan dekade dekade hidup di halaman.
aku tidak takut dengan kematian yang siap mnjemputku jika aku termangsa mereka, namun aku takut dng rasa sakit yang mereka torehkan saat taring taring itu menancap dan mencabik kulit dan dagingku. rasa sakit bahkan tak mampu menggambarkan rasanya.
ada butiran kecil airmata yang menggenang jika harus memikirkan sakit itu. tapi toh aku tetap harus berjalan keluar. bermain dan jadi dewasa di halaman bahkan di sarang serigala itu. aku tahu aku suka kehilangan arah saat bermain namun mereka bilang aku harus mencoba,paling tidak mencoba berani melihat keluar.
maka aku bawa sebanyak banyaknya permen dan coklat di tas, supaya jika aku merasa sedih dan lemah aku dapat kesukaan dari manisan manisan itu. juga kubawa sebuah mantel besar untuk melindungiku dari angin malam yang sanggup merubuhkan punggungku dalam sekejap saja. dan terakhir kubawa kompas untuk menuntuku melangkah...
jadi apakah aku siap menghadapi serigala-serigala lapar itu? entahlah yang terpenting di sini aku hidup di luar dan jadi dewasa oleh peradaban.
langit lindungi aku di bawah kemegahanmu dan bumi jadikanlah kaki kuat berpijak di atasmua supaya sampai maut nanti datang aku jadi seorang yang tangguh menyelesaikan dekade dekade hidup di halaman.
Diposting oleh
beckybec
di
08.22
Jumat, 26 Desember 2008
catatan jiwa
ah malam selalu punya cerita indah ya untuk kita bagi.aromanya, anginnya, suasana di ruang itu ah selalu malam yang berkesan. saat mata tak sanggup tertutup, hati jugalah yang berjalan mencari peristirahatan. berkeliling ke seluruh titik di muka bumi. supaya raga dapat berbaring dan mata ah akhirnya melepas indahnya malam.
kala hati itu mulai melihta berkasan sinar, jiwa tak kuat menahan rasa. namun akal menjerat kita untuk berhenti dan berpikir. berpikir tentang apa? kosong cuma jadi jawaban. tapi hati tetap memanggil manggil rindu... rindu akan rumput jadi pelabuhan raga atau langit yang menyelimuti jiwa.
akhirnya saat menitmenit terlepas begitu saja bagai meluncur dengan kecepatan cahaya aku harus melepas segala imaji indah yang bercumbu di langit malam hari ini. dan dengan segera matahari akan kembali menjemput menggantikan bulan yang hilang dalam burai hujan.
ah malam biarkan gelapmu menyelimutinya supaya terus saja aku melihatnya mengaguminya dalam gelap, melalui bayang-bayang bumi...
sampai jumpa malam, pagi selimuti tidurku yang lelap
kala hati itu mulai melihta berkasan sinar, jiwa tak kuat menahan rasa. namun akal menjerat kita untuk berhenti dan berpikir. berpikir tentang apa? kosong cuma jadi jawaban. tapi hati tetap memanggil manggil rindu... rindu akan rumput jadi pelabuhan raga atau langit yang menyelimuti jiwa.
akhirnya saat menitmenit terlepas begitu saja bagai meluncur dengan kecepatan cahaya aku harus melepas segala imaji indah yang bercumbu di langit malam hari ini. dan dengan segera matahari akan kembali menjemput menggantikan bulan yang hilang dalam burai hujan.
ah malam biarkan gelapmu menyelimutinya supaya terus saja aku melihatnya mengaguminya dalam gelap, melalui bayang-bayang bumi...
sampai jumpa malam, pagi selimuti tidurku yang lelap
Diposting oleh
beckybec
di
12.53
Sabtu, 13 Desember 2008
ingin tinggal ribuan jam
ribuan jam yang kita lewati,
melelehkan setiap kubu pemisah
dan ego yang menebal
jutaan detik yang berlari bersama kita
melahirkan rasa yang abadi
tapi
saat semua baru dimulai,
saat semua baru terjadi
semua yang baru itu harus bermuara
dan kita tidak tahu akan jadi apa besok
masihkan kita beriringan?
bergandengan?
dan bersma berbagi cerita?
semoga yaa kawan kawan
melelehkan setiap kubu pemisah
dan ego yang menebal
jutaan detik yang berlari bersama kita
melahirkan rasa yang abadi
tapi
saat semua baru dimulai,
saat semua baru terjadi
semua yang baru itu harus bermuara
dan kita tidak tahu akan jadi apa besok
masihkan kita beriringan?
bergandengan?
dan bersma berbagi cerita?
semoga yaa kawan kawan
Diposting oleh
beckybec
di
07.40
Rabu, 10 Desember 2008
mimpi = sederet simbol harapan
aku sungguh sungguh ingin pergi. ke sana, ke langit, tunjukku. bukan jadi burung atau malaikat yg bersayap. aku hanya ingin pergi dari rutinitas dari kepenatan dari kerinduan dari kesakitan dan dari semua tawa yang tak kekal....
aku tidak tahu di mana tepatnya sorga, tapi orang bilang awan adalah debu kaki Tuhan. jadi aku berharap aku menginjak permukaan tanah sorga walau hanya di atas debu.
aku berharap, besok pagi aku tak perlu menangis kalau kudapati diriku yang sekarang. aku juga berdoa agar aku tak hanyut dalam kerinduan ddan kesakitan yang sekaligus memainkan magisnya dalam jiwa. ya aku sungguh berharap
sayang semua hanya boleh tinggal harapan.
makanya aku ingin ke sana, ke langit yang biru itu.
bukan, bukan maksud untuk berlari dan tak tahu diri atas rahmat tiap pagi yang luar biasa. aku cuma ingin ke langit. boleh?
aku lelah melihat semua hanya dari balik jendela. aku lelah menikmatinya jika aku berjalan di luar. aku ingin jadi bagian dari keindahan itu. aku ingin menetap di langit.tak peduli seberapa tinggi jarak yang harus kulalui, akan kutaklukan phobia ini sampai tak terdengar lagi walau hanya berbisik.
tolong jangan pandangi tulisan ini dengan sinisme tak beremosi yang menuduhku gila. berempatilah walau jiwamu tetap memandang dengan kekikukan. kita semua pasti suka dengan langit. dan orientasi kita pasti akan selalu ke atas, karena langit selalu punya misteri kebahagiaan yang sulit dijawab dengan huruf-huruf berderet atau simbol tak bernada.
sudahlah.
semua kalimat ini tertulis saja. tak kan bermakna. langit selamanya di atas, aku selamanya berpijak di bawah langit. jadi kapan ke sana, menunjuk ke langit, cuma angan-angan yang dibiarkan terbawa angin
aku tidak tahu di mana tepatnya sorga, tapi orang bilang awan adalah debu kaki Tuhan. jadi aku berharap aku menginjak permukaan tanah sorga walau hanya di atas debu.
aku berharap, besok pagi aku tak perlu menangis kalau kudapati diriku yang sekarang. aku juga berdoa agar aku tak hanyut dalam kerinduan ddan kesakitan yang sekaligus memainkan magisnya dalam jiwa. ya aku sungguh berharap
sayang semua hanya boleh tinggal harapan.
makanya aku ingin ke sana, ke langit yang biru itu.
bukan, bukan maksud untuk berlari dan tak tahu diri atas rahmat tiap pagi yang luar biasa. aku cuma ingin ke langit. boleh?
aku lelah melihat semua hanya dari balik jendela. aku lelah menikmatinya jika aku berjalan di luar. aku ingin jadi bagian dari keindahan itu. aku ingin menetap di langit.tak peduli seberapa tinggi jarak yang harus kulalui, akan kutaklukan phobia ini sampai tak terdengar lagi walau hanya berbisik.
tolong jangan pandangi tulisan ini dengan sinisme tak beremosi yang menuduhku gila. berempatilah walau jiwamu tetap memandang dengan kekikukan. kita semua pasti suka dengan langit. dan orientasi kita pasti akan selalu ke atas, karena langit selalu punya misteri kebahagiaan yang sulit dijawab dengan huruf-huruf berderet atau simbol tak bernada.
sudahlah.
semua kalimat ini tertulis saja. tak kan bermakna. langit selamanya di atas, aku selamanya berpijak di bawah langit. jadi kapan ke sana, menunjuk ke langit, cuma angan-angan yang dibiarkan terbawa angin
Diposting oleh
beckybec
di
08.17
Selasa, 02 Desember 2008
lahir
orang bisa pilih
jalannya : kiri atau kanan
hidupnya : baik atau buruk
sifatnya : menyenangkan atau menyebalkan
hatinya : gembira atau sedih
senyumnya : lebar atau cemberut
tidurnya : melek atau terpejam
tapi ada yang orang tidak bisa pilih,
jalannya : kiri atau kanan
hidupnya : baik atau buruk
sifatnya : menyenangkan atau menyebalkan
hatinya : gembira atau sedih
senyumnya : lebar atau cemberut
tidurnya : melek atau terpejam
tapi ada yang orang tidak bisa pilih,
matahari terbit setiap hari
dari timur sampai tenggelam ke barat
dia dilahirkan di sini, bukan di sana
dan...
dia adalah dia
selamanya
dari timur sampai tenggelam ke barat
dia dilahirkan di sini, bukan di sana
dan...
dia adalah dia
selamanya
Diposting oleh
beckybec
di
06.58
Langganan:
Postingan (Atom)
